Ratu Tisha Mundur Sebagai Sekjen PSSI

Penulis: Dayat Huri
Selasa 14 Apr 2020, 07:00 WIB
Ratu Tisha Mundur Sebagai Sekjen PSSI

Ratu Tisha (tengah)/foto pssi

Berita Sepak Bola Nasional: Kabar mengejutkan datang dari induk sepak bola tanah air, PSSI yang Senin (13/4) ini menerima surat pengunduran diri Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ratu Tisha Destria. Pengunduran dirinya itu cukup mengejutkan di tengah pademi Covid-19 yang membuat kompetisi sepak bola tanah air harus tertunda.

Perempua berkacamata itu resmi melepas jabatan yang sudah ditempatinya semenjak 17 Juli 2017 silam menggantikan Ade Willington yang mundur pada 10 April 2017. Ketika itu, ketua umum PSSI dijabat Edy Rahmayadi.

Ratu Tisha sendiri terbilang lama menjabat sekjen dan di bawah beberapa nama ketua umum. Selain Edy Rahmayadi, ia juga tetap didapuk sebagai sekjen ketika Joko Driyono menjabar, saat Joko Driyono tersandung kasus dan Iwan Budianto jadi ketum sementara, Tisha masih menjabat. Bahkan, saat November lalu Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI memilih Mochamad Iriawan sebagai ketum baru, Tisha ditunjuk lagi sebagai sekjen.

Namun, pada era kepemimpinan Iriawan, peran Tisha tidak lagi dominan seperti sebelumnya. Dan, akhirnya Senin (13/4) secara resmi dia mundur dari jabatan sekjen. Itu diungkapkan Tisha melalui akun Instagramnya.

"Dear friends, hari ini Senin, 13 April 2020, melalui surat, saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI," tulisnya.

Informasi itu dibernarkan PSSI melalui website resminya. Di situ dijelaskan, bahwasannya Ratu Tisha telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Ketua Umum PSSI, Senin (13/4).

Mochamad Iriawan selaku Ketum PSSI mengaku menghormati keputusan yang diambil oleh Ratu Tisha yang disebutnya sudah cukup banyak berbuat untuk kemajuan sepak bola tanah air.

"Saya menghargai keputusan dari saudari Ratu Tisha. PSSI mengucapkan terima kasih kepada Ratu Tisha atas pengabdiannya sebagai sekjen," jelasnya melalui website resmi pssi.

Artikel Tag: PSSI, Ratu Tisha, Mochamad Iriawan

612  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini