Permintaan Maaf Pemilik Liverpool Hanyalah Sebuah Lelucon

Pemilik Liverpool, John Henry / via Getty Images
Berita Liga Inggris: Gary Neville mengatakan bahwa permintaan maaf pemilik Liverpool yaitu John Henry soal polemik European Super League hanyalah sebuah lelucon semata.
Seperti diketahui pada pekan lalu, jagat sepakbola Inggris memang dikacaukan dengan proposal pagelaran European Super League yang digagas oleh enam klub Big Six salah satunya adalah Liverpool.
Memang pada akhirnya The Reds menarik diri dari keikutsertaan mereka di kompetisi tersebut setelah John Henry mengunggah video permintaan maafnya ke publik.
Namun Gary Neville sama sekali tak terkesan dengan ucapan maaf yang dilontarkan oleh John.
Eks defender Manchester United ini bingung dengan sikap John karena taipan asal Amerika Serikat tersebut terlibat aktif dalam wacana pembentukan ESL dan sama sekali tidak mendiskusikannya lebih dulu dengan para staf, pemain serta para fans.
"Siapa orang di Liverpool yang mengizinkan video John W Henry untuk beredar? Bagi saya ini sungguh memalukan," ucap Neville dalam salah satu program di Sky Sports.
"Anda tahu soal itu (European Super League), namun anda langsung mengeluarkan video (permintaan maaf) tersebut setelah melihat reaksi para fans. Bagi saya ini hanyalah sebuah lelucon."
Neville kemudian membandingkan apa yang dilakukan John dengan pemilik Manchester United yaitu Keluarga Glazers.
Meski Neville juga tak sependapat dengan Glazers, ia beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh Glazers jauh lebih 'cerdas' ketimbang John.
"Mungkin saya harus bilang bahwa apa yang dilakukan oleh Glazers jauh lebih cerdas karena karena dia sama sekali jarang berbicara kepada publik dalam tujuh, sepuluh atau lima belas tahun. Saya rasa mungkin mereka lebih sadar soal hal ini," tutup Neville.
Artikel Tag: Liverpool, Gary Neville, European Super League, John Henry
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/permintaan-maaf-pemilik-liverpool-hanyalah-sebuah-lelucon




Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini