Paolo Vanoli: Fiorentina Terlalu Lambat dan Takut Saat Ambil Keputusan

Penulis: Uphit Kratos
Senin 26 Jan 2026, 05:00 WIB - 222 views
Paolo Vanoli

Paolo Vanoli

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli menilai anak asuhnya terlalu lambat dan takut saat mengambil keputusan, sehingga dihukum oleh tim asal Sardinia tersebut.

Jelang pertandingan melawan Cagliari, Fiorentina sebenarnya datang dengan status tak terkalahkan dalam empat pertandingan dan baru saja meraih kemenangan besar atas Bologna. Kondisi ini membuat mereka merasa lebih percaya diri.

Namun di Artemio Franchi, mereka berulang kali dihukum melalui serangan balik oleh Semih Kilicsoy dan Marco Palestra, semenntara gol Marco Brescianini yang tercipta hanya bisa mengubah skor akhir menjadi 2-1.

Dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, pelatih Paolo Vanoli menilai anak asuhnya terlalu lambat dan takut saat mengambil keputusan, sehingga dihukum oleh tim asal Sardinia tersebut.

“Kita seharusnya marah. Kita masih harus mencari cara untuk menghadapi pertandingan seperti ini. Kita tidak bisa kebobolan dua gol seperti itu dan membuang pertandingan begitu saja.” ujar sang pelatih di DAZN Italia.

“Kita terlalu lambat dan takut saat mengambil keputusan. Saya kecewa, ini pertandingan penting, ini bisa menjadi pelajaran berharga, jika kita mempelajarinya.”

“Sejak saya tiba, saya sudah mengatakan kepada para pemain bahwa mereka tidak boleh menipu diri sendiri ketika ada beberapa hasil positif, karena kita masih dalam situasi yang sangat buruk.”

“Dari segi mentalitas, ini bisa menjadi pelajaran, karena bentrokan langsung dengan tim-tim di paruh bawah klasemenlah yang membuat kita kehilangan poin."

Artikel Tag: Paolo Vanoli, Fiorentina, Cagliari, Serie A

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/paolo-vanoli-fiorentina-terlalu-lambat-dan-takut-saat-ambil-keputusan
222
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini