Ole Gunnar Solskjaer Terus Dikritik, Rafael Berikan Pembelaan

Penulis: Demos Why
Selasa 29 Sep 2020, 08:45 WIB
Ole Gunnar Solskjaer saat pimpin sesi latihan Man United.

Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Matthew Peters/Manchester United)

Berita Sepakbola: Mantan bek Manchester United, Rafael, memberikan pembelaan terhadap kebijakan transfer Ole Gunnar Solskjaer di musim panas tahun ini yang terus dikritik. Bagi Rafael, Solskjaer masih sosok yang tepat menangani MU dan menilai para penggemar terlalu cepat mengkritik kinerja manajer asal Norwegia tersebut.

Musim penuh pertama Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United terbilang cukup sukses. Kendati gagal mempersembahkan trofi, namun sang manajer berhasil mengembalikan gaya bermain menyerang yang selama ini menjadi ciri khas Setan Merah selama ini. Bukan hanya itu, keberhasilan Solskjaer mendatangkan Aaron Wan-Bissaka, Daniel James, Harry Maguire, dan Bruno Fernandes mendapatkan pujian setelah kebijakan transfernya mampu membantu MU finis di peringkat ketiga Premier League dan menembus babak semifinal di tiga kompetisi berbeda.

Akan tetapi apa yang terjadi di musim panas tahun ini justru berbeda. Sejauh ini Manchester United baru mendatangkan satu pemain saja ke Old Trafford yakni Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam seharga 35 juta poundsterling. Kondisi semakin diperparah di mana MU melakukan start yang buruk di dua laga pembuka. Usai kalah 1-3 dari Crystal Palace, United juga harus susah payah meraih kemenangan 2-3 atas Brighton & Hove Albion. Sebuah kondisi yang membuat para penggemar mulai mencemaskan peluang MU untuk meraih trofi di musim ini.

Namun, Rafael memiliki pendapat berbeda. Baginya para penggemar terlalu cepat untuk menyalahkan pelatih asal Norwegia tersebut. Rafael juga mengklaim membeli nama-nama besar tidaklah menjamin kesuksesan bagi The Red Devils. Dia lebih mendukung kebijakan Ole Gunnar Solskjaer yang memilih untuk membangun tim yang ada saat ini guna menuai hasil yang lebih baik.

"Penampilan mereka saat ini jauh lebih baik dari sebelumnya," ujar Rafael kepada The Athletic.

"Tapi masih ada beberapa pertandingan di mana Anda yang menonton berpikir: 'apa yang sedang terjadi?' Bahkan saat melihat pertandingan pertama di musim ini, Anda pasti mengumpat penampilan mereka. Tapi itu baru pertandingan pertama."

"Andai Ferguson - setelah semua yang telah dimenangkannya - kalah pada pertandingan pertama dalam satu musim, orang-orang akan berkomentar tapi tidak dengan cara yang sama."

"Kini reaksi yang muncul: 'semuanya omong kosong, kami harus mengganti pelatih'. Saya pikir itu agak kasar. Ini baru pertandingan pertama, jadi santai saja. Tentu saja kami harus tampil lebih baik lagi namun semua orang seakan tak peduli bahwa tim ini hanya memiliki satu pertandingan selama masa persiapan di pramusim. Mereka hanya berkata: 'pecat Ole, kenapa Anda tak membeli pemain ini?'."

"Itulah yang saya tidak mengerti. Tentu saja kami masih membutuhkan beberapa pemain baru, namun musim lalu kami juga bermain sangat baik di setiap pertandingan. Tim bisa tumbuh bersama, Sekarang, Anda mendengarkan omongan orang di mana seolah-olah kami tidak membeli pemain atau kami akan kalah di setiap pertandingan."

"Saya ingin United kembali menang. Saya menyukai Ole dan cara dia bekerja. Saya tidak mengatakan dia adalah manajer terbaik di dunia tetapi dia melakukan pekerjaannya dengan cara yang biasa dilakukan pendahulunya."

"Saya tahu banyak suporter tidak akan setuju dengan saya tentang hal ini, tetapi orang perlu tahu bahwa Ole tidak sedang berupaya untuk membunuh Manchester United. Dia ingin membeli pemain tetapi dengan cara yang benar. Dia tidak ingin membeli hanya untuk memuaskan hati semua orang, seperti yang kami lakukan selama lima atau enam tahun terakhir," pungkasnya.

Artikel Tag: Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United

754  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini