Masa Penangguhan Premier League Diperpanjang, Sampai Kapan?

Penulis: Demos Why
Sabtu 04 Apr 2020, 08:21 WIB
Masa Penangguhan Premier League Diperpanjang, Sampai Kapan?

Premier League logo (Foto: Getty Images)

Berita Liga Inggris: Masa penangguhan Premier League musim 2019/20 akibat pandemi virus corona yang melanda daratan Inggris untuk ketiga kalinya diperpanjang. Namun perpanjangan kali ini hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Premier League sendiri sebelumnya sudah dua kali menangguhkan kompetisi musim 2019/20 yang diakibatkan oleh penyebaran virus corona di daratan Inggris. Sejak kompetisi diliburkan pada 13 Maret yang lalu, Liga Primer pertama kali ditangguhkan hingga 3 April. Kemudian pada keputusan kedua, masa penangguhan diperpanjang hingga 30 April.

Namun menilik perkembangan penyebaran Covid-19 yang masih belum terkendali membuat Premier League terpaksa kembali meralat keputusan mereka. Setelah melakukan rapat dengan 20 klub peserta melalui sambungan video conference pada Jumt [3/4], semua pihak sepakat bahwa Liga Primer akan kembali digelar setelah situasi sudah benar-benar normal.

"Keputusan sudah diambil dan Premier League tidka bisa dimulai kembali pada awal Mei mendatang serta kompetisi musim 2019/20 akan kembali dilanjutkan andai kondisi sudah dinyatakan benar-benar aman serta dianggap layak untuk menggelar pertandingan," bunyi pernyataan resmi Premier League melalui laman resmi mereka.

"Kembali bergulirnya kompetisi hanya bisa dilakukan jika telah mendapatkan persetujuan dari pihak pemerintah setelah memenuhi panduan kesehatan."

Bukan hanya mengumumkan terkait perpanjangan masa penangguhan saja, Premier League juga memastikan bahwa pihaknya akan memberikan donasi sebesar 20 juta pound sterling atau setara dengan 408,4 miliar rupiah yang akan disalurkan kepada National Health Servis/Dinas Kesehatan Inggris serta beberapa kelompok masyarakat untuk memerangi virus corona.

Tak hanya itu, semua klub peserta Premier League juga telah sepakat untuk memangkas gaji para pemainnya sebesar 30 persen. Namun terkait keputusan itu masih akan didiskusikan lagi dengan para pemain mereka yang bertujuan untuk menghindari sengketa.

Hingga kini opsi untuk menghentikan kompetisi tidak akan diambil. Salah satu penyebabnya karena semua klub peserta Premier League akan kehilangan hak siar televisi yang mencapai angka 750 juta pound sterling atau sekitar 15,3 triliun rupiah andai kompetisi tak dilanjutkan.

Artikel Tag: Premier League, Virus Corona, Covid-19

533  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini