Lika-liku Perjalanan Kadek Agung Sampai Jadi Andalan Timnas Indonesia

Penulis: Dayat Huri
Minggu 06 Jun 2021, 04:00 WIB
Gelandang timnas Indonesia, Kadek Agung Widnyana Putra

Gelandang timnas Indonesia, Kadek Agung Widnyana Putra/foto dok PSSI

Berita Timnas Indonesia: Nama gelandang muda Bali United, Kadek Agung Widnyana Putra jadi buah bibir para pecinta sepak bola tanah air, setelah mampu tampil meyakinkan pada pertandingan babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G kontra Thailand, Kamis (3/6) lalu.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) itu, dia sukses menjadi pencetak gol pertama timnas Indonesia pada menit ke-39. Menerima umpan manis dari Syahrian Abimanyu, dia dengan tenang membobol gawang lain. Gol tersebut juga menandai laga debutnya bersama timnas Indonesia senior.

"Gol itu hasil latihan selama ini, jadi saat ada momen, saya berusaha memaksimalkan hal itu," katanya mengomentari gol yang berhasil ia ciptakan itu seperti dilansir laman resmi PSSI.

Dengan usianya yang masih 22 tahun, banyak yang mengadang-gadangkannya sebagai jangkar masa depan timnas Indonesia dan Bali United. Tapi mungkin banyak yang tidak tahu bahwa dalam perjalanan karirnya dia sempat nyaris berhenti bermain sepak bola.

Kejadian itu ketika Kadek Agung ikut seleksi kabupaten/kota untuk timnas Indonesia U-19 era Indra Sjafri. Setelah ikut seleksi gabungan, dia mengalami kecelakaan saat pulang sekolah.

"Iya, waktu itu tahun 2014 saya mengalami kecelakaan sepeda motor, harus ada operasi tempurung kaki kiri yang retak, jadi istirahat satu tahun, beberapa waktu tidak sadar, saat dekat rumah tiba-tiba saya sudah tidak ingat lagi dan terbangun sudah di rumah sakit. Begitu tersadar, sudah banyak jahitan dan retak di tangan serta di dagu. Semua operasi pada waktu itu," cerita dia seperti dilansir laman resmi pssi.

Dirinya saat itu sempat terpikir bahwa karirnya di lapangan hijau sudah tamat. Namun semua pikiran itu dilawannya. Motivasi bangkit dari situasi terpuruk, semangat tinggi demi impiannya sejak kecil. Dia dari awal memang bertekad bulat untuk menjadi seorang pemain lapangan hijau yang handal.

"Orangtua waktu itu sudah menangis karena mereka tahu jika cita-cita saya ingin menjadi pemain sepak bola. Namun saya tidak putus asa, saya semangatkan diri sendiri, dan dengan tekad yang kuat, saya sembuh dan sedikit demi sedikit kembali bisa berlatih sepak bola. Butuh waktu satu tahun bagi saya untuk tidak bisa bermain sepak bola dan berjuang pulih kembali," tambah Kadek Agung.

Sejak itu, fokusnya adalah bermain bola. Setahun tidak bermain sepak bola, tiba-tiba kesempatan bergabung dengan Bali United Youth tiba. Berkat doa orang tua dan keinginan kuatnya, kini I Kadek Agung bukan hanya menjadi bagian klub Bali United yang menjadi kebanggaan warga Bali tempat kelahirannya. Di timnas Indonesia saat ini, dia pun jadi andalan Shin Tae-yong di lini tengah.

"Melawan Thailand kemarin memang tidak mudah, walau kita kemasukan gol lebih dahulu, kita mempunyai daya juang tinggi, jadi kita berusaha untuk mendapatkan poin, dengan kerja keras dan penampilan tim yang maksimal di atas lapangan, kami bisa meraih hasil itu. Vietnam adalah lawan berikutnya, saya kira mereka mungkin akan tampil ngotot juga, tapi kita disini juga memiliki daya juang dan semangat yang tinggi, sesudah meraih satu poin lawan Thailand. Itu mungkin menjadi modal dan saya berharap bisa terus tampil baik serta teman-teman semakin kompak untuk bisa meraih tiga poin," pungkas dia.

Artikel Tag: Kadek Agung, timnas Indonesia, Bali United

475  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini