Laura McAllister Kecam FIFA setelah Kevin Lamour Dipecat

Rabu 19 Agu 2026, 16:00 WIB - 89 views
Laura McAllister sebut pemecatan Kevin Lamour kirim pesan mengkhawatirkan

Laura McAllister sebut pemecatan Kevin Lamour kirim pesan mengkhawatirkan. (Foto: Christian Charisius/picture alliance via Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Sepak Bola: Laura McAllister mengecam keputusan FIFA mengakhiri hubungan kerja dengan Kevin Lamour setelah mantan chief operating officer tersebut mengkritik presiden Gianni Infantino. Wakil presiden UEFA itu menilai pemecatan Lamour memberikan pesan yang sangat mengkhawatirkan kepada pihak-pihak yang berusaha mendorong perubahan dalam tata kelola sepak bola dunia.

Kevin Lamour meninggalkan FIFA pada Senin (17/8/2026), hanya lebih dari dua pekan setelah secara terbuka mengkritik rencana Fifa Forward Enterprise atau FFE. Proyek tersebut bertujuan menjual sebagian kepemilikan kompetisi FIFA kepada investor swasta sebelum akhirnya dibatalkan pada 1 Agustus, sehari setelah pernyataan kontroversial Lamour.

Laura McAllister, yang pernah bekerja bersama Lamour ketika pria tersebut menjabat sebagai wakil sekretaris jenderal UEFA, memberikan pembelaan terhadap mantan rekannya. Ia menggambarkan Lamour sebagai pemimpin olahraga yang memiliki prinsip kuat dan berani menyuarakan nilai-nilai yang menurutnya seharusnya menjadi dasar pengelolaan sepak bola.

"Saya mengenal Kevin Lamour sebagai pemimpin olahraga yang terhormat dan teladan, serta rekan tepercaya ketika saya pertama kali terpilih ke Komite Eksekutif UEFA," kata McAllister dilansir dari BBC.

"Kevin bukan hanya pemimpin yang sangat berprinsip dan memiliki kepedulian besar terhadap sepak bola, tetapi juga advokat berani untuk nilai-nilai yang seharusnya menjadi dasar bagi semua yang kita lakukan sebagai penjaga olahraga ini," lanjutnya.

Lamour sebelumnya menyatakan administrasi FIFA telah "ditipu" terkait rencana FFE yang disebutnya sebagai proyek satu orang. Pernyataan tersebut muncul ketika tekanan terhadap Infantino meningkat. Penasihat senior Infantino, Carlos Cordeiro, juga mengundurkan diri pada hari yang sama, sebelum Infantino mendapat dukungan dari eksekutif senior FIFA dalam pertemuan di Maroko yang tidak dihadiri Lamour.

UEFA sendiri telah menyatakan kehilangan kepercayaan terhadap Infantino dan menggambarkan proposal FFE sebagai kesepakatan yang tidak transparan. UEFA kemudian menerbitkan surat terbuka bersama AFC dan CONCACAF yang menuduh FIFA serta Infantino telah merusak kepercayaan melalui tindakan yang dianggap sebagai penipuan.

Sejumlah asosiasi sepak bola Eropa juga telah menarik dukungan mereka terhadap Infantino. Inggris, Wales, Republik Irlandia, dan Skotlandia menyatakan tidak akan memilih Infantino dalam pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada awal 2027.

McAllister menilai kepergian Lamour justru memperlemah administrasi FIFA ketika organisasi tersebut membutuhkan perubahan. "Pemecatan Kevin secara serius melemahkan administrasi FIFA, sekaligus merusak kesempatan unik untuk mengubah budaya di FIFA dan mengembalikan organisasi pada nilai-nilai olahraga, bukan sekadar nilai komersial dan finansial," tegasnya.

Menurut Laura McAllister, FIFA tidak seharusnya dipandang hanya melalui sosok presidennya. Ia menilai organisasi tersebut merupakan representasi seluruh keluarga sepak bola dan membutuhkan pemimpin yang berani mempertahankan prinsip, transparansi serta tata kelola yang sehat.

"Sepak bola dunia membutuhkan pemimpin yang kuat, berprinsip dan independen, yang siap bersuara, memberikan tantangan ketika diperlukan, serta teguh mempertahankan nilai-nilai mereka dan nilai-nilai sepak bola dunia," ujar McAllister.

"Sebaliknya, kehilangan seorang pemimpin dengan kualitas seperti Kevin mengirimkan pesan yang sangat mengkhawatirkan kepada kita semua yang menginginkan perubahan," pungkasnya.

Artikel Tag: uefa, fifa

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/laura-mcallister-kecam-fifa-setelah-kevin-lamour-dipecat
89
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini