Kekalahan dari Napoli dan Lazio Masih Menyakitkan Bagi Leonardo Spinazzola

Penulis: Rei Darius
Jumat 05 Feb 2021, 20:00 WIB
Dua kekalahan yang diderita oleh AS Roma pada laga kontra Napoli dan Lazio menyakitkan bagi Leonardo Spinazzola.

Leonardo Spinazzola mengakui dua kekalahan kontra Napoli dan Lazio terasa menyakitkan (Image: Getty)

Berita Liga Italia: Leonardo Spinazzola mengakui bahwa kekalahan-kekalahan yang diderita oleh AS Roma pada laga-laga Serie A kontra Napoli dan Lazio masih terasa sangat menyakitkan baginya.

I Giallorossi kini berada di peringkat ketiga di klasemen sementara Serie A, setelah mengumpulkan 40 poin dari 20 kali bertanding.

Mereka berada di atas Partenopei dan sang rival sekota Biancocelesti yang mengokupasi urutan kelima dan keenam dengan sama-sama mengumpulkan 37 poin.

Namun demikian, ketika berhadapan dengan kedua klub tersebut, Roma ditaklukan dengan skor telak 0-3 pada Derby della Capitale dan dicukur 0-4 kala bertandang ke Stadio Diego Armando Maradona.

Leonardo Spinazzola tampil sebagai starter pada kedua laga itu, dan mengakui bahwa keduanya masih terasa sangat menyakitkan baginya.

"Kami main bagus pada 15 menit pertama kontra Napoli, namun mereka membungkam kami dengan dua lini dari empat dan Andrea Petagna menjaga gelandang kreatif kami. Kesalahan yang kami buat membuat kami kehilangan jalan setelah kebobolan gol pembuka dari tendangan bebas, jadi itu adalah sesuatu yang perlu kami perbaiki," kata sang bek kiri kepada Roma TV.

"Kekalahan pada laga derbi masih sangat menyakitkan. Sepak bola dibuat dari berbagai insiden, namun Anda harus mendapatkan keberuntungan Anda sendiri juga. Jika Anda tertinggal 0-2 setelah 20 menit, maka itu akan sangat berat, namun itulah yang hebat dilakukan oleh Lazio, kemudian bertahan dan menunggu untuk melakukan serangan balik."

Terkhusus Lazio, permainan dari tim asuhan Simone Inzaghi itu, diakui oleh Spinazzola, membuat AS Roma frustasi karena mereka dibiarkan mendominasi aliran bola, namun juga tidak bebas melakukan serangan.

"Menghadapi tim seperti itu membuat Anda gila, karena Anda tidak bisa melihat jalur operan, mereka semua bertahan di sana dan jika Anda kehilangan bola, maka Anda perlu melakukan sprint balik ke belakangan sejauh 60 meter mengejar striker yang sangat lincah," tandasnya.

"Hal terpenting bagi Roma adalah untuk percaya kepada diri sendiri dan menjaga keseimbangan itu, tidak tertunduk setelah ada hal yang berjalan salah. Lagipula, kami ada di peringkat ketiga."

Artikel Tag: Leonardo Spinazzola, AS Roma, Napoli, Lazio

1820  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini