Karir Bermain: Urutan Manajer Liga Premier dari Terbaik hingga Terlemah

Karir Bermain: Urutan Manajer Liga Premier dari Terbaik hingga Terlemah - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Tidak semua pemain sepak bola hebat mampu beralih menjadi pelatih kelas dunia, dan sebaliknya. Namun, Pep Guardiola adalah pengecualian terbesar dengan karier gemilang baik di lapangan maupun sebagai manajer Manchester City. Di sisi lain, ada nama-nama seperti Unai Emery dan Fabian Hurzeler yang meski kurang bersinar sebagai pemain, berhasil menjadi pelatih berprestasi.
Dalam sejarah sepak bola, manajer-manajer tersukses merupakan campuran dari mantan pemain legendaris dan mereka yang gagal menonjol di level profesional. Beberapa mantan pemain yang kurang berbakat secara teknis justru menjadi pelatih hebat karena lebih mendalami permainan. Liga Inggris sendiri memiliki beberapa manajer yang pernah mengangkat trofi Liga Champions sebagai pemain, selain beberapa mantan pemain Liga Inggris lainnya.
Berikut adalah peringkat 20 manajer Liga Inggris musim ini berdasarkan karier bermain mereka, mempertimbangkan panjang karier, level yang dicapai, dan kualitas penampilan individu mereka. Di antara nama-nama tersebut, terdapat beberapa kejutan.
20. Fabian Hurzeler
Menjadi manajer Brighton pada usia 31 tahun, salah satu manajer termuda di Liga Inggris, Hurzeler beralih dari bermain ke melatih di usia 20-an saat bergabung dengan FC Pipinsried sebagai pemain sekaligus pelatih. Sebagian besar karier bermainnya dihabiskan di akademi bergengsi Bayern Munich. "Saya menghabiskan 10 tahun di Bayern," ungkapnya, "jadi sudah mendarah daging untuk menginginkan penguasaan bola dan mendikte permainan."
19. Vitor Pereira
Baru-baru ini mengambil alih Nottingham Forest sebagai manajer keempat mereka musim 2025/26, Pereira berharap bisa lebih beruntung di City Ground dibandingkan karier bermainnya yang hanya di level amatir di Portugal. Setelah pensiun pada usia 28 tahun, ia menikmati kesuksesan manajerial terutama di Porto dari 2011 hingga 2013.
18. Daniel Farke
Farke yang berposisi sebagai penyerang menjalani karier bermain yang sederhana di liga-liga bawah Jerman. Meski tidak pernah bermain di Bundesliga dan pensiun dini karena cedera, pengalaman di level dasar mengasah filosofi kepelatihannya yang sukses di Inggris dan Jerman.
17. Unai Emery
Sebagai gelandang kiri, karier bermain Emery tidak istimewa. Setelah hanya tampil lima kali untuk Real Sociedad, ia lebih banyak bermain di divisi dua Spanyol dan pensiun setelah satu musim di Lorca Deportiva CF pada usia 32 tahun.
16. Oliver Glasner
Glasner, yang menggantikan Roy Hodgson di Crystal Palace, lebih sukses sebagai manajer daripada karier bermainnya yang dihabiskan di SV Reid di Austria. Kariernya terhenti karena pendarahan otak, namun ia berhasil memimpin Palace meraih trofi pertama mereka.
15. Marco Silva
Sebagai bek kanan, Silva menjalani karier berkeliling di Portugal sebelum akhirnya menetap di Estoril selama enam musim. Setelah pensiun di usia 34, ia langsung menjadi direktur sepak bola Estoril dan kemudian manajer, sebelum Sporting CP meminangnya.
14. Regis Le Bris
Le Bris mengawali karier di Stade Rennais dan kemudian pindah ke Stade Lavallois. Meski tidak memenangkan trofi besar, ia tampil di Ligue 1 dan kini menjadi manajer tingkat atas di Sunderland.
13. David Moyes
Moyes yang keras sebagai bek dikenal karena masa baktinya di Preston sebelum menjadi manajer. Ia mengawali karier di Celtic sebelum bermain untuk beberapa klub di Inggris dan Skotlandia.
12. Eddie Howe
Cedera menghalangi Howe dari karier bermain yang lebih panjang dan sukses. Setelah memulai di Bournemouth, ia pindah ke Portsmouth namun cedera lutut parah menghentikannya. Ia kini dikenal sebagai manajer muda yang menjanjikan.
11. Michael Jackson
Jackson, kini untuk kedua kalinya menjadi manajer interim Burnley, pernah menjadi bek di Football League dengan momen terbaik saat membantu Blackpool promosi ke Championship.
Artikel Tag: manchester city, pep guardiola
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/karir-bermain-urutan-manajer-liga-premier-dari-terbaik-hingga-terlemah

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini