Juventus Pusing Douglas Costa Sepi Peminat di Pasar Transfer

Penulis: Rei Darius
Jumat 11 Sep 2020, 07:00 WIB
Douglas Costa kesulitan pergi dari Juventus.

Douglas Costa sepi peminat (Image: Getty)

Berita Transfer: Juventus kesulitan untuk mendapatkan peminat untuk penyerang sayap Douglas Costa, dengan warta yang beredar menyebutkan bahwa ia hanya diinginkan oleh klub-klub asal Tiongkok dan Qatar.

Sang pemain berusia 30 tahun tersebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Andrea Pirlo jelang musim 2020/2021, dan Bianconeri berharap untuk bisa menjualnya demi menggalang dana untuk bergerak di pasar transfer, selagi meringankan tagihan gaji mereka.

Mantan penyerang Bayern Munich tersebut telah dikaitkan dengan klub-klub top Eropa seperti Manchester United, Arsenal, dan Atletico Madrid, namun warta yang dirilis oleh Calciomercato menjelaskan bahwa mereka tak bersedia untuk menawarnya hingga 50 juta euro (889 miliar rupiah).

Riwayat cedera menjadi salah satu hal negatif yang membuat Douglas Costa kekurangan peminat, ditambah permintaan gajinya juga cukup tinggi, sehingga ia hanya memiliki peminat dari klub-klub asal Tiongkok atau Qatar.

Juventus kini berada dalam kondisi merugikan karena mereka mengikat sang penyerang sayap asal Brasil dengan kontrak hingga Juni 2022 mendatang.

Padahal sebelumnya, Juventus diharapkan untuk bisa merombak skuat pada bursa transfer musim panas ini, setelah melalui musim yang mengecewakan, meski berhasil meraih Scudetto, pada 2019/2020 kemarin hingga berujung pemecatan pelatih Maurizio Sarri.

Si Nyonya Tua juga menghadapi situasi yang serupa dengan Federico Bernardeschi, selagi Sami Khedira juga masih menolak untuk memutuskan kontrak dengan kesepakatan bersama. Namun Gonzalo Higuain diharapkan untuk segera pergi dalam waktu dekat dengan memutuskan kontraknya.

Artikel Tag: Douglas Costa, Juventus

920  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini