Ini Alasan Mengapa Tidak Ada GLT atau VAR di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Penulis: Rei Darius
Selasa 30 Mar 2021, 08:00 WIB
Gol Cristiano Ronaldo tidak disahkan karena ketiadaan VAR.

Cristiano Ronaldo meluapkan amarahnya karena gol tidak disahkan (Image: Getty)

Berita Sepak Bola: Insiden gol Cristiano Ronaldo yang tak disahkan dalam laga Portugal kontra Serbia membuat dunia terkejut karena ketiadaan VAR atau pun teknologi garis gawang (GLT) dalam pentas sebesar kualifikasi Piala Dunia 2022.

Sang mega bintang Juventus sebenarnya telah sukses mencetak gol penentu kemenangan untuk Selecao das Quinas, karena bola terlihat sudah melewati garis gawang sepenuhnya, jika ditengok melalui tayangan ulang.

Idealnya, situasi ini bisa dengan mudah diputuskan jika ada teknologi garis gawang atau GLT, yaitu penanda gol atau tidak di jam tangan wasit. Namun tidak ada teknologi yang digunakan yang bisa membantu wasit untuk menilai ulang situasi tersebut.

Keputusan wasit Danny Makkelie telah membuat Portugal gagal menang, tertahan dengan skor 2-2 di Belgrade, dan menyisakan pertanyaan bagi publik mengapa pentas sebesar kualifikasi Piala Dunia 2022 tidak memiliki teknologi terkini sepak bola, ketika kompetisi-kompetisi terbaik dunia sudah menggunakannya.

Dilansir dari Goal, alasan FIFA tidak menerapkan VAR atau pun GLT untuk ajang ini adalah karena tidak semua stadion sudah memiliki teknologi ini, dan telah disepakati bahwa itu tidak akan adil jika sistem ini digunakan pada sejumlah pertandingan, namun tidak pada laga lainnya.

Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) telah mengutarakan niatannya untuk menggunakan teknologi asisten wasit video ini pada ajang kualifikasi Piala Dunia, namun memutuskan bahwa penggunaan itu terlalu kompleks di tengah pandemi.

"Pada tahun 2019, UEFA telah mengajukan permintaan kepada FIFA tentang penerapan VAR pada babak kualifikasi Piala Dunia ini," bunyi pernyataan resmi dari badan sepak bola Eropa tersebut.

"Dampak dari pandemi terhadap kapabilitas operasional dan logistik membuat UEFA menunda penggunaan VAR pada babak grup Liga Europa, menjadi musim 2021/2022 bukannya 2020/2021, juga menarik keputusan untuk menerapkannya untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.

"VAR juga tidak digunakan di babak grup UEFA Nations League pada musim gugur 2020 dan karena itu, hingga kini, UEFA tidak pernah menggunakan teknologi tersebut dalam laga kualifikasi babak grup."

Meskipun tidak ada di babak kualifikasi, akan tetap digunakan pada putaran final Piala Dunia 2022 digelar di Qatar.

Artikel Tag: Kualifikasi Piala Dunia 2022, FIFA, UEFA, VAR, GLT

572  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini