Gianluca Prestianni Kecam Keputusan UEFA Tolak Bandingnya

Gianluca Prestianni Kecam Keputusan UEFA Tolak Bandingnya
Berita Liga Champions: Pemain sayap Benfica, Gianluca Prestianni, menggunakan media sosial untuk mengungkapkan kekecewaannya terhadap UEFA, setelah larangan sementara satu pertandingan yang dijatuhkan kepadanya ditegakkan, sehingga ia absen dalam pertandingan leg kedua babak play-off Liga Champions melawan Real Madrid.
Investigasi UEFA saat ini sedang berlangsung terkait pelecehan diskriminatif, setelah Vinicius Junior menuduhnya melakukan pelecehan rasis.
Keputusan itu sama sekali tidak diterima dengan baik oleh Prestianni. Dia menggunakan media sosial, mengutip cuitan asli dari 'Diego Padre' yang mengatakan 'Mereka melarang Prestianni tanpa bukti dan tidak memberi sanksi kepada Valverde dengan bukti yang jelas. Ini menjengkelkan, mereka adalah mafia terbesar di Bumi', merujuk pada Real Madrid.
Gianluca Prestianni menanggapi cuitan itu dengan tambahan cuitannya sendiri sebagai berikut.
“Melakukan pukulan tanpa bola, itu bisa dilakukan, Anda bisa melihatnya, dan tidak ada sanksi. Memberikan sanksi tanpa bukti, itu juga bisa dilakukan, Anda bisa melihatnya. Sekarang mereka bahkan tidak menyembunyikannya sedikit pun dengan Real Madrid. Ini memalukan.”
Tweet aslinya juga merujuk pada leg pertama, di mana Fede Valverde terlihat memukul Samuel Dahl dengan kepalan tangan. Benfica melaporkan pemain Uruguay itu ke UEFA atas tindakan kekerasan, tetapi badan pengatur tersebut memutuskan untuk tidak mengambil tindakan.
Akibatnya, kapten Real Madrid itu akan tersedia untuk leg kedua di Santiago Bernabeu. Presiden Benfica, Rui Costa, juga mengeluhkan kurangnya tindakan atas insiden Valverde tersebut. Ini tentu menjadi sebuah kerugian bagi tim asuhan Jose Mourinho.
Artikel Tag: uefa, benfica, gianluca prestianni
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/gianluca-prestianni-kecam-keputusan-uefa-tolak-bandingnya
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini