Hansi Flick Dianggap Tidak Akan Cocok karena Tidak Miliki DNA Barca

Penulis: Senja Hanan
Selasa 28 Mei 2024, 16:42 WIB
Hansi Flick Dianggap Tidak Akan Cocok karena Tidak Miliki DNA Barca

Hansi Flick Dianggap Tidak Akan Cocok karena Tidak Miliki DNA Barca

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Spanyol: Barcelona bersiap untuk musim baru dengan manajer baru dan harapan baru, yang bertujuan untuk meninggalkan kekecewaan di musim 2023/24. Namun, Hansi Flick dianggap tidak akan cocok karena tidak miliki DNA Barca.

Pimpinan klub optimistis di bawah asuhan Hansi Flick, tim bisa kembali ke kejayaannya. Namun kedatangan Flick diharapkan membawa tantangan sekaligus kesuksesan.

Untuk kali ini, rekam jejak Flick menunjukkan bahwa dia tidak sejalan dengan gaya tradisional Barcelona, ​​atau “DNA”, yang menjadi perhatian utama presiden klub Joan Laporta.

Meskipun demikian, Laporta menaruh kepercayaannya pada Flick dan menjalin masa depan mereka. Bagi banyak penggemar dan analis, musim ini dipandang sebagai kesempatan terakhir Laporta untuk membalikkan keadaan, terutama mengingat perjuangan klub di berbagai bidang, termasuk keuangan dan kepuasan suporter.

Laporta memikul banyak tanggung jawab, dan dia mengandalkan perubahan manajerial ini untuk mengubah nasib klub, dengan fokus utama pada apa yang terjadi di lapangan. Dengan mengganti Xavi dengan Flick, Laporta mengambil risiko besar. Jika langkah ini gagal, hal ini bisa menjadi pukulan terakhir bagi kepresidenannya, dan berpotensi membuka jalan bagi penggantinya.

Kini, kembali ke Hansi Flick, meski masa jabatannya di Bayern Munich luar biasa, namun kariernya bersama tim nasional Jerman kurang sukses. Ia menjadi pelatih pertama dalam 123 tahun sejarah tim Jerman yang dipecat, hanya mencatatkan 12 kemenangan dalam 25 pertandingan dan rata-rata mencetak 1,72 poin per pertandingan.

Hal ini sangat mengejutkan mengingat banyak pemain tim nasionalnya juga merupakan mantan bintang Bayern. Gaya kepelatihan Flick bersifat agresif, bercirikan tekanan tinggi dan tempo tinggi. Pendekatan inilah yang diharapkan bisa ia bawa ke Barcelona. Pertanyaan kritisnya adalah apakah ia dapat mengatasi hambatan bahasa, perbedaan budaya, dan pengawasan ketat dari media lokal, terutama jika hasilnya tidak segera terlihat. Selain itu, ia menghadapi tantangan bersaing melawan Real Madrid yang kuat, yang berpotensi diperkuat dengan masuknya Kylian Mbappe.

Kekhawatiran utama lainnya adalah apakah Laporta akan memberikan kebebasan kepada Flick untuk menerapkan strateginya dan apakah klub memiliki sumber daya untuk mendukung gaya permainan pilihannya. Sejujurnya, mereka tidak melakukannya.

Harus diingat bahwa Flick memiliki sejarah dalam mengubah peran pemain dengan sangat efektif. Di Bayern, ia mengubah Alphonso Davies dari pemain sayap menjanjikan menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia, mengubah posisi David Alaba dari bek kiri menjadi bek tengah kelas dunia, dan mengubah Joshua Kimmich dari bek kanan menjadi bek menonjol. gelandang bertahan.

Jika Flick menerapkan pendekatan serupa di Barcelona, ​​banyak pemain mungkin akan menghadapi perubahan signifikan dalam peran mereka, yang mungkin berisiko mengingat komposisi skuad saat ini karena tim mungkin tidak memiliki fleksibilitas yang sama untuk melakukan penyesuaian tersebut.

Pada akhirnya, kuncinya adalah apakah klub dapat melampaui obsesinya terhadap “DNA Barcelona” dan mengizinkan Flick untuk memperkenalkan filosofinya sendiri.

Artikel Tag: hansi flick, Barcelona, DNA

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/hansi-flick-dianggap-tidak-akan-cocok-karena-tidak-miliki-dna-barca
242  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini