Gelandang Persib, Saiful Ceritakan Peristiwa Banjir Yang Dialaminya

Penulis: M. Aldi
Selasa 09 Feb 2021, 19:15 WIB
Saiful ketika berlatih

Saiful ketika berlatih bersama Persib (foto : Persib Official)

Berita Liga 1 Indonesia : Intensitas hujan tinggi sedang melanda banyak daerah di Indonesia. Sejumlah daerah juga terdampak kondisi cuaca ini hingga terjadi banjir. Rumah pemain Persib, Saiful pun harus menjadi korbannya.

Aliran air masuk ke rumahnya yang terletak di Telukjambe, Karawang. Peristiwa itu dialami jebolan Diklapt Persib ini pada Minggu (7/2) dini hari lalu. Genangan air sekitar 50 centimeter cukup membuatnya resah.

"Iya rumah kebanjiran semua tapi sekarang mah sudah surut sih. Kejadiannya dari malam minggu lalu sekitar jam 2 lah, kira-kira tinggi banjirnya selutut," terang Saiful ketika dihubungi oleh wartawan, Selasa (9/2).

Curah hujan sedang tinggi beberapa waktu ke belakang baik pada siang maupun malam hari. Saat kejadian pun mayoritas orang-orang sedang tertidur pulas. Tapi tidak dengan Saiful yang harus bersiaga dari datangnya musibah.

Kerasnya suara petir juga yang membuatnya saat itu tidak bisa memejamkan matanya dengan nyaman. "Kebetulan waktu itu saya juga engga tidur soalnya tengah malam kan hujannya hujan petir jadi jaga-jaga," jelas dia.

Beruntung tidak ada barang berharga yang rusak karena air yang masuk. Itu karena dia dan keluarga sudah bersiap-siap untuk mengantisipasi. Terutama sepatu sepakbola miliknya serta peralatan elektronik yang tidak boleh terkena air.

Pasalnya bukan satu kali rumahnya terkena musibah banjir. "Ga ada sih, sepatu kan duluan udah diangkat sama tv juga udah ke atasin duluan. Karena memang kalau rumah Ipul mah suka banjir terus," kata pemain berusia 18 tahun tersebut.

Bahkan sebelumnya pernah ada situasi yang lebih parah pada sekitar sebelas tahun lalu. "Ini mah ga terlalu parah, yang parah dulu waktu 2010. Kalau waktu itu mah Ketinggiannya hampir segenteng," ujar pemain yang menjadi bagian Persib U-16 ketika menjuarai Elite Pro Academy 2018 U-16 lalu.

Banjir ini dikatakan Saiful terjadi karena luapan air dari sungai Walahar. Jika bendungannya meluber, maka aliran air bisa mencapat ke rumahnya. "Kayanya sungai Walahar, kalau dibuka melubernya kesini," jelasnya.

Harapan pun diapungkan dia supaya musibah serupa ke depan tidak terjadi lagi. "Ya semoga engga ada banjir lagi, capek beberesnya. Karena kemarin sudah beberes, sudah surut habis magrib naik lagi katanya dibuka lagi bendungannya," tutup dia.

Artikel Tag: Saiful, Persib, Banjir

462  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini