Gary O'Neil Puji Debut Tudor Mendel dan Charlie Compton untuk Ipswich

Kamis 27 Agu 2026, 22:00 WIB - 114 views
Gary O'Neil menilai akademi Ipswich Town berperan penting memasok pemain ke tim utama

Gary O'Neil menilai akademi Ipswich Town berperan penting memasok pemain ke tim utama. (Foto: Richard Pelham/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Gary O'Neil memberikan kesempatan kepada Tudor Mendel dan Charlie Compton untuk menjalani debut senior bersama Ipswich Town saat menang 3-1 atas Leicester City di Carabao Cup pada Rabu (26/8/2026) dini hari WIB. Mendel masuk pada menit ke-80, sedangkan Compton tampil pada beberapa menit terakhir waktu tambahan, sekaligus mendapat pengalaman penting bersama tim utama.

Mendel yang berusia 21 tahun bergabung dengan Ipswich dari Anderlecht pada September 2024 dan sejak itu menjadi pemain reguler tim U-21. Pemain sayap tersebut beberapa kali mencuri perhatian melalui kemampuan mencetak gol dan permainannya di sisi lapangan. Sebelumnya, ia juga pernah memperkuat timnas Inggris U-15 dan U-17 ketika masih berada di Chelsea.

Mendel meninggalkan Chelsea menuju Anderlecht pada Juli 2023 dan sempat tampil untuk tim cadangan klub Belgia tersebut, RSCA Futures, yang bermain di kasta kedua Belgia. Setahun kemudian ia pindah ke Ipswich dan terus berkembang melalui tim kelompok usia sebelum akhirnya mendapat kesempatan melakukan debut senior di bawah Gary O'Neil.

Sementara itu, Compton merupakan pemain berusia 18 tahun yang berasal dari Bottisham. Ia sebelumnya bermain untuk Exning United di Suffolk sebelum bergabung dengan Norwich City ketika berusia sembilan tahun. Compton kemudian pindah ke akademi Ipswich pada musim panas 2024 dan menandatangani kontrak profesional berdurasi tiga tahun pada Februari 2025.

"Luar biasa. Mereka menjalani pramusim yang bagus dan keduanya sudah bersama kami hampir sejak awal. Charlie awalnya sedikit karena kebutuhan setelah kami mengalami cedera parah di lini tengah selama musim panas, dengan Azor dan Jack Taylor yang sama-sama menjalani operasi pada akhir musim lalu," kata O'Neil setelah pertandingan.

O'Neil menjelaskan bahwa Compton kemudian mampu mempertahankan tempatnya dalam skuad setelah menunjukkan kualitas selama berlatih bersama tim senior. Sang manajer sengaja tidak memasukkannya terlalu cepat karena pengalaman sepak bola senior Compton masih terbatas. Ketika Ipswich sudah unggul 3-1, O'Neil merasa situasi pertandingan lebih tepat untuk memberikan pengalaman tersebut.

"Setelah dia bersama kami, dia mendapatkan hak untuk bertahan bersama kami lebih lama dan dia tampil sangat baik. Saya tidak ingin memasukkannya terlalu cepat malam ini. Dia belum memiliki banyak pengalaman di level senior, dia masih muda, jadi saya tidak ingin memasukkannya ke situasi dengan tekanan terlalu tinggi. Saya sangat senang ketika skor menjadi 3-1 sehingga dia bisa masuk dan mengalaminya karena dia sudah mendapatkannya selama tujuh pekan terakhir," ujar O'Neil.

Untuk Mendel, O'Neil merasa pemain tersebut sudah sedikit lebih maju dalam perkembangannya. Ia tidak khawatir memberikan menit bermain kepada sang winger karena yakin Mendel mampu mengatasi tuntutan pertandingan. O'Neil juga menyukai penggunaan pemain berkaki kiri di sisi kanan karena dapat membantu pola permainan yang ingin diterapkannya.

"Tudor mungkin sedikit lebih maju dalam perkembangannya. Saya tahu kami mungkin memiliki kesempatan untuk memberinya beberapa menit hari ini. Saya sama sekali tidak gugup, saya tahu dia bisa mengatasinya dan bisa bermain di sisi kanan. Saya suka menempatkan winger di sisi berlawanan agar mereka bisa masuk kembali ke dalam permainan, jadi pemain berkaki kiri di sisi itu membantu kami," tutur O'Neil.

Gary O'Neil kemudian memberikan apresiasi kepada seluruh akademi Ipswich yang dianggap memiliki peran besar dalam perkembangan kedua pemain tersebut. Menurutnya, kesempatan dua pemain akademi berada di sekitar skuad Premier League merupakan hasil kerja panjang banyak orang yang memberikan fasilitas dan sesi latihan terbaik bagi para pemain muda.

"Saya sangat senang untuk mereka dan semua orang di akademi yang melakukan pekerjaan luar biasa. Mereka menghabiskan malam-malam panjang di lapangan sintetis, menyediakan fasilitas dan sesi latihan yang fantastis bagi para pemain. Memiliki dua pemain di sekitar skuad Premier League merupakan penghargaan bagi semua orang yang telah melakukan pekerjaan itu selama bertahun-tahun," kata O'Neil.

Menurut O'Neil, keberhasilan akademi menghasilkan pemain untuk tim utama juga penting dari sisi finansial. Ia menilai klub Premier League harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli pemain, sehingga kemampuan menghasilkan pemain sendiri dapat menghemat pengeluaran. Karena itu, ia memastikan pemain muda yang memiliki kualitas akan mendapatkan kesempatan bermain di bawah arahannya.

"Mendatangkan pemain Premier League saat ini bisa menghabiskan 20 juta pound untuk satu pemain, jadi jika Anda bisa menghasilkan pemain sendiri, itu menghemat banyak uang. Bahkan menghasilkan satu pemain yang bisa berada di sekitar tim dan cukup bagus saja sudah luar biasa. Semoga itu memberi sedikit harapan kepada semua orang di sana bahwa pekerjaan mereka dihargai. Jika para pemain memang cukup bagus, mereka pasti akan mendapat kesempatan bermain bersama saya," ujar O'Neil.

Gary O'Neil juga mengapresiasi seluruh elemen Ipswich Town yang bekerja untuk membuat klub tetap kompetitif di Premier League. Ia menyebut akademi, yayasan klub, pemain, staf, dan tim perekrutan memiliki tanggung jawab masing-masing dalam upaya tersebut. Menurutnya, pekan berikutnya akan penting bagi performa tim sekaligus aktivitas transfer sebelum bursa ditutup.

"Saya sangat menghargai semuanya. Seperti yang saya katakan, semua orang di klub harus bergerak ke arah yang sama, dari akademi, yayasan, pemain utama, pemain yang tidak menjadi starter, hingga semua orang di tempat latihan. Ini usaha besar tahun ini. Tim perekrutan dan semuanya bekerja begitu banyak jam dan sangat keras untuk memberi kami kesempatan bertahan di liga terbaik di dunia dan menjadi kompetitif," tutur O'Neil.

Ia berharap penutupan bursa transfer segera tiba agar Ipswich Town dapat kembali fokus membangun musim mereka. "Mari kita lihat. Pekan depan akan sangat besar bagi kami, dari sisi performa maupun perekrutan. Saya akan senang ketika bursa transfer ditutup sehingga kami bisa tenang dan menyusun musim yang bagus, semoga," kata Gary O'Neil.

Artikel Tag: leicester city, ipswich town, carabao cup, gary o'neil

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/gary-oneil-puji-debut-tudor-mendel-dan-charlie-compton-untuk-ipswich
114
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini