Filosofi Usang Max Allegri Bikin Belanja Besar AC Milan Gagal Total

Max Allegri
Berita Liga Italia: Filosofi sepak bola Max Allegri disebut sudah usang dan tidak relevan dengan perkembangan zaman. Belanja besar AC Milan hanya hasilkan Europa League.
Max Allegri datang ke Milan dengan filosofi Corto Muso, merayakan kemenangan dengan selisih terkecil. Ironisnya, Rossoneri justru gagal mencapai target minimum musim ini dengan selisih yang sama tipisnya.
Allegri berusaha perkuat lini belakang dengan skema 3-5-2. Tapi dalam memperbaiki satu masalah, ia menciptakan masalah lain. Ia mengorbankan daya tembak demi stabilitas pertahanan, dan pemain sering dimainkan tidak di posisi terbaiknya.
Akibatnya, Milan mencetak gol paling sedikit di antara enam besar dan mencatatkan selisih gol terburuk. Milan memenangkan 14 dari 20 kemenangan liga hanya dengan selisih satu gol, dan kalah dalam enam dari delapan kekalahan dengan selisih satu gol.
Yang lebih mengkhawatirkan, Milan menempati peringkat 16 dalam PPDA (passes per defensive action), sementara Como, AS Roma, dan Inter Milan berada di tiga besar.
Statistik tersebut merupakan cerminan nyata bagaimana filosofi pelatih asal Livorno tersebut berhasil membangun struktur yang kuat di belakang, tapi mengabaikan perkembangan sepak bola modern yang lebih atraktif.
Ironisnya, Milan tercatat sebagai tim dengan belanja bersih tertinggi di Italia. Bahkan alih-alih meningkatkan nilai pemain, beberapa pemain justru mengalami penurunan pasar yang signifikan, terutama penyusutan nilai Rafael Leao dari 175 Juta Euro, kini hanya tersisa 40-50 juta Euro saja.
Artikel Tag: ac milan, liga italia, max allegri
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/filosofi-usang-max-allegri-bikin-belanja-besar-ac-milan-gagal-total

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini