Dean Huijsen Telah Lama Mendambakan Nomor Punggung 4

Dean Huijsen Telah Lama Mendambakan Nomor Punggung 4
Berita Liga Spanyol: Dean Huijsen telah mengganti nomor punggungnya dari 24 menjadi 4. Ini bukan perubahan sepele bagi seorang pesepak bola yang tumbuh besar dengan mencoba meniru gaya bermain Sergio Ramos.
"Sudah sejak lama menjadi impian saya untuk bisa bermain bagi Real Madrid dan mengenakan nomor punggung 4," ungkap bek tengah tersebut dalam sebuah pesan yang juga mengenang masa saat ia menggunakan sepatu 'SR4' milik sang idola.
Dean Huijsen juga menyebut nama Fernando Hierro—yang sama-sama berasal dari Malaga—serta David Alaba, pemilik nomor punggung tersebut sebelumnya yang mewakili bagian penting dari sejarah pertahanan klub.
Nomor punggung ini membawa tanggung jawab istimewa. Huijsen kini menghadapi musim keduanya di Real Madrid setelah musim perdana yang diawali dengan ekspektasi tinggi namun berakhir menyisakan keraguan, yang juga membuatnya gagal tampil di Piala Dunia.
Klub telah membayar nilai klausul pelepasan sebesar £50 juta (sekitar 60 juta euro) kepada Bournemouth karena yakin telah menemukan sosok bek tengah andalan untuk satu dekade mendatang. Setahun berselang, kehadiran Ibrahima Konaté meningkatkan persaingan dan menuntut pemain internasional Spanyol tersebut untuk kembali membuktikan kualitasnya dan merebut kembali posisinya.
Ramos adalah sosok yang menjadi panutan emosional bagi Huijsen, namun sosok yang paling sesuai dengan kebutuhan Madrid saat ini mungkin adalah Hierro. Seperti halnya Hierro, pemain kelahiran Malaga ini sempat berganti-ganti posisi antara lini pertahanan dan lini tengah sebelum akhirnya memantapkan diri sebagai salah satu bek tengah hebat dalam sejarah klub. Huijsen memiliki kemampuan serupa untuk membawa bola ke depan, menembus lini lawan, dan berperan sebagai pengatur serangan pertama. Ini adalah kualitas berharga bagi tim yang masih terus mencari sosok gelandang.
Dean Huijsen tidak mencapai level elite saat dilatih Iraola, namun pelatih asal Basque itulah yang menciptakan situasi ideal bagi lonjakan performanya. Bek ini menimba ilmu di Málaga, meniti karier di akademi muda Juventus, dan sempat bermain sebagai pemain pinjaman di Roma.
Di sanalah ia pertama kali bertemu Mourinho, yang meyakinkannya untuk menerima kesepakatan tersebut dan menaruh kepercayaan pada seorang bek tengah yang minim pengalaman di Serie A. Namun, kebersamaan mereka di tim Italia tersebut berlangsung sangat singkat.
Puncak pembuktian kualitasnya terjadi di Bournemouth. Huijsen tampil dalam 34 pertandingan, mencetak tiga gol, dan menjadi bagian vital dari tim yang menerapkan pertahanan dengan garis tinggi (jauh dari gawang sendiri) serta melakukan tekanan ke depan.
Di antara para bek tengah Premier League yang mencatatkan minimal 20 kali tampil sebagai starter, ia menempati peringkat kedua dalam hal intersep dan sapuan (clearance) per pertandingan, serta peringkat keempat dalam duel udara. Selain catatan statistik tersebut, ia juga sukses melepaskan 115 operan jauh—sebuah bukti kemampuan yang memungkinkan tim asuhan Iraola mengubah momen perebutan bola menjadi serangan balik.
Artikel Tag: real madrid, sergio ramos, dean huijsen
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/dean-huijsen-telah-lama-mendambakan-nomor-punggung-4

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini