Capello Soroti Taktik Italia yang Membatasi Potensi Serangan

Capello Soroti Taktik Italia yang Membatasi Potensi Serangan - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Dalam laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, Italia harus menelan pil pahit setelah takluk 0-2 dari Belgia. Pertandingan yang digelar pada Jumat malam tersebut memberikan banyak pelajaran bagi skuad Azzurri yang saat ini tengah dalam transisi. Fabio Capello, mantan pelatih ternama, menyoroti beberapa hal positif meski Italia harus berakhir tanpa gol.
Mantan nahkoda AC Milan itu menilai bahwa penampilan Mohamed Ali Zoma dan Daniel Maldini menjadi titik terang bagi Italia meskipun hasil akhir tidak memuaskan. Namun, Capello memperingatkan bahwa cara membangun serangan yang ditunjukkan Italia saat ini tidak akan efektif untuk mencetak gol. "Bagaimana Anda berharap mencetak gol jika terus bermain seperti itu?" ucapnya penuh kritis.
Roberto Mancini, yang kembali memimpin tim nasional Italia untuk kedua kalinya, menyaksikan pasukannya tertunduk lesu setelah gol dari Mika Godts dan Dodi Lukebakio memastikan kemenangan bagi Belgia. Pertandingan tersebut, yang merupakan bagian dari fase grup UEFA Nations League 2026/27, menunjukkan kelemahan Italia terutama di babak pertama.
Capello menulis dalam kolomnya untuk La Gazzetta dello Sport bahwa Italia tampak terbebani oleh tanggung jawab dan tidak bisa bermain dengan lepas. Di sisi lain, Belgia tampil dengan kecepatan dan determinasi tinggi, memanfaatkan setiap peluang.
Setelah jeda, Italia menunjukkan sedikit peningkatan dengan beberapa peluang yang tercipta. Namun, Capello menekankan pentingnya memanfaatkan crossing dan memasuki kotak penalti dengan lebih efektif. "Kean menjadi satu-satunya pemain di depan setelah Pio Esposito keluar. Itu bukan situasi yang ideal untuk mencetak gol," tambahnya.
Meski demikian, ada secercah harapan dari penampilan Zoma yang menunjukkan semangat juang di sayap kiri, meskipun beberapa kali kehilangan bola. Daniel Maldini juga tampil berani menghadapi lawan. Namun, sorakan penonton di akhir laga menandakan ketidakpuasan publik terhadap hasil tersebut, terlebih setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Capello juga mengingatkan bahwa Belgia adalah lawan yang tangguh, mengingat mereka baru tersingkir di perempat final Piala Dunia oleh Spanyol, yang akhirnya menjadi juara. Ia juga memuji semangat Charles De Ketelaere yang berbeda saat bermain untuk timnas dibandingkan dengan penampilannya di Serie A bersama Atalanta.
Menurut Capello, hal yang paling dibutuhkan Italia saat ini adalah kemauan dan semangat untuk merebut kembali bola. "Ini bukan sekedar berlari, tapi harus ada perubahan tempo dan determinasi tingkat tinggi," tutupnya.
Artikel Tag: fabio capello, italy
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/capello-soroti-taktik-italia-yang-membatasi-potensi-serangan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini