Buntut Dihentikannya Kompetisi, Ligue 1 Rugi 1,9 Triliun

Penulis: Demos Why
Jumat 01 Mei 2020, 02:59 WIB
Buntut Dihentikannya Kompetisi, Ligue 1 Rugi 1,9 Triliun

Ilustrasi siaran langsung Ligue 1 (Foto: Getty Images)

Berita Liga Prancis: Keputusan Ligue de Football Professionnel [LFP] untuk menghentikan Ligue 1 2019/20 karena terbentur aturan pemerintah bukannya tanpa risiko. Pasalnya akibat dari keputusan itu, Liga Prancis harus menanggung kerugian hingga 1,9 triliun rupiah.

Belum lama ini Perdana Menteri Prancis, Edouard Philippe, memastikan bahwa pihak pemerintah akan melarang seluruh kegiatan olahraga berskala besar hingga September mendatang demi memutus mata rantai penyebaran virus corna. Keputusan itu lantas membuat Ligue 1 tak memiliki celah lagi untuk dilanjutkan setelah sebelumnya ditangguhkan sejak bulan Maret yang lalu.

LFP akhirnya memilih untuk menghentikan Ligue 1 musim 2019/20 dan memberikan gelar juara kepada Paris Saint-Germain yang masih menguasai tahta klasemen dengan keunggulan 12 poin saat kompetisi ditangguhkan. Kini pihak LFP kini fokus untuk mempersiapkan musim 2020/21 yang rencananya akan mulai digelar pada akhir Agustus mendatang.

Dilansir dari The Sun, dihentikannya Ligue 1 2019/20 nyatanya bukan tanpa risiko. Pasalnya akibat dari keputusan tersebut Ligue 1 harus menelan kerugian hingga 200 juta poundsterling atau sekitar 1,9 triliun yang semuanya berasal dari hak siar televisi.

Canal + selaku pemegang hak siar seluruh pertandingan Ligue 1 di musim ini pada awal pekan lalu telah memasukkan klausa khusus dalam kontraknya bersama LFP terkait rencana kompetisi akan dihentikan akibat terbentur aturan dari pemerintah. Dalam klausa tersebut, pihak Canal + tak memiliki kewajiban lagi untuk membayar hak siar bagi seluruh laga tersisa karena semuanya telah dibatalkan.

Artikel Tag: Ligue 1, Ligue de Football Professionnel, Ligue 1 2019/20, Canal +

377  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini