Bandingkan Cristian Chivu dan Inzaghi, Yann Bisseck: Fokus dan Emosional

Yann Bisseck
Berita Liga Italia: Yann Bisseck membandingkan Cristian Chivu dan Simone Inzaghi, mengenang penalti Lazio, dan menegaskan Inter Milan ingin meraih gelar Liga Champions.
Dalam Festival dello Sport di Trento, bek tengah Inter Milan, Yann Bisseck membahas ambisi tim nerazzurri, dua pelatih yang pernah menanganinya, hingga kesalahan yang paling lama membekas di benaknya.
"Di Italia Inter paling kuat, tetapi bicara itu selalu mudah, kita harus membuktikannya di lapangan. Pada akhirnya kami ingin memenangi Liga Champions, saya bisa mengatakannya. Kami sudah sangat dekat dua kali, atau mungkin sekali." ujarnya.
"Simone sangat emosional, ia menjalani laga bersama kami. Chivu juga sangat terlibat, dan fokus latihan lebih ke mentalitas serta cara menyerang lawan secara mental. Tidak ada momen yang lebih buruk untuk mengambil alih tim, tetapi kami pemain yang sama, mungkin kini lebih ofensif."
Kesalahan yang paling lama membekas, menurut keterangan sumber, adalah penalti akibat handball di laga Inter melawan Lazio musim 2024/25.
"Itu membuat saya sakit, tetapi membuat saya lebih dewasa. Tidak ada hal lain selain melupakannya, karena setelah itu datang final Liga Champions," ujarnya.
Ia juga mengenalkan "teori 5 detik" dari pelatih pertamanya, yakni boleh menyalahkan hal lain maksimal 5 detik, dan biasanya cukup 2 hingga 3 detik.
Dari rekan setim, Bisseck menyebut Darmian sebagai sosok yang paling banyak ia pelajari. Adapun penyerang tersulit dikawal menurutnya adalah yang jarang menyentuh bola, seperti Haaland.
Artikel Tag: inter milan, liga italia, yann bisseck
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/bandingkan-cristian-chivu-dan-inzaghi-yann-bisseck-fokus-dan-emosional
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini