Tembakan Tiga Angka Devin Booker Jatuhkan Thunder di Detik-Detik Terakhir

Devin Booker (kiri) melakukan selebrasi dengan rekan setimnya setelah Phoenix Suns mengalahkan OKC Thunder. (Foto: AP)
Ketika tembakan lompat Jalen Williams masuk bersih dan menyamakan kedudukan dengan sisa waktu 8,2 detik, Devin Booker justru merasakan ketenangan.
Bintang Phoenix Suns itu tahu bola terakhir akan berada di tangannya setelah timeout, dan ia siap menutup pertandingan melawan juara bertahan Oklahoma City Thunder dengan caranya sendiri.
Keyakinan Devin Booker terbukti. Dengan sisa 0,7 detik, ia melesakkan tembakan tiga angka step-back penentu kemenangan, membawa Suns menang tipis 108-105 atas Thunder pada Minggu (4/1) malam.
“Saya pernah berada di situasi seperti ini,” ujar Booker usai laga. “Dalam imajinasi dan latihan musim panas, momen seperti inilah yang selalu saya bayangkan. Rasanya seperti sudah pernah saya jalani.”
Pengalaman memang menjadi senjata utama Devin Booker.
Tembakan itu tercatat sebagai poin keunggulan kesembilannya dalam lima detik terakhir kuarter keempat atau overtime sepanjang kariernya.
Sejak ia masuk NBA pada musim 2015-16, hanya DeMar DeRozan yang memiliki lebih banyak catatan serupa.
Pada momen penentuan, Booker dihadapkan pada Alex Caruso, salah satu defender perimeter terbaik liga.
Namun Suns tak ragu memberi tanggung jawab penuh kepada sang All-Star.
Booker menerima inbound pass di dekat garis tengah, menggiring bola ke arah logo Suns, melakukan crossover dari kanan ke kiri, lalu satu dribel keras sebelum melepaskan step-back jumper di atas kawalan ketat Caruso dan bantuan terlambat dari Luguentz Dort.
“Anda tidak boleh memberi pemain kaliber All-Star dan All-NBA kesempatan seperti itu, apalagi saat tandang,” kata Caruso.
Satu-satunya kekurangan bagi Devin Booker adalah waktu yang masih tersisa. Ia berharap tembakannya benar-benar menghabiskan jam pertandingan.
Namun upaya terakhir Ajay Mitchell yang terburu-buru gagal menemui sasaran, memastikan kemenangan Suns. “Tidak apa-apa, kami terima saja,” ucap Booker sambil tersenyum.
Kemenangan ini menjadi pernyataan penting bagi Phoenix (21-14) atas Thunder (30-6), sang juara bertahan.
Sebelumnya, Suns kalah dalam dua pertemuan musim ini, termasuk kekalahan telak 49 poin di perempat final NBA Cup saat Booker absen — margin kekalahan terbesar di liga musim ini.
“Mereka adalah target semua tim,” kata Booker. “Mereka juara, berpengalaman, dan sangat solid. Justru itulah tolok ukur yang ingin kami hadapi.”
Suns sendiri sempat tertinggal hingga 18 poin sebelum bangkit. Kontribusi besar datang dari Jordan Goodwin yang tampil luar biasa dari bangku cadangan.
Ia mencetak rekor karier 26 poin dengan akurasi 9 dari 16 tembakan, termasuk 8 tembakan tiga angka.
Fokus pertahanan Thunder pada Booker memberi ruang bagi Goodwin, yang kerap mendapat umpan matang dari sang bintang.
“Banyak tembakan tiga angka sudut yang ia dapat karena playmaking superstar kami,” ujar pelatih Suns Jordan Ott. “Ketidakegoisan itu menular. Booker selalu membuat keputusan tepat, dan pada akhirnya bola tetap kembali kepadanya di momen terpenting.”
Bagi Phoenix, kemenangan ini bukan sekadar satu angka di klasemen, melainkan bukti bahwa mereka mampu menantang yang terbaik — dan memiliki penutup laga yang bisa diandalkan.
Artikel Tag: Devin Booker
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/tembakan-tiga-angka-devin-booker-jatuhkan-thunder-di-detik-detik-terakhir


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini