Sun Tutup 24 Musim Perjalanan Mereka di Connecticut dengan Kegembiraan

Brittney Griner kemudian membawa bendera Sun berkeliling lapangan sambil melakukan tos dengan penonton Connecticut di sisi lapangan. (Foto: AP)
Connecticut Sun menutup 24 musim perjalanan mereka di Connecticut dengan kemenangan 95-81 atas Toronto Tempo, Kamis (24/9), dalam pertandingan terakhir sebelum franchise tersebut pindah ke Houston.
Kemenangan itu disaksikan 8.911 penonton yang memenuhi Mohegan Sun Arena.
Begitu pertandingan berakhir, para penggemar berdiri dan tetap berada di arena untuk menyaksikan para pemain berfoto bersama di tengah lapangan.
Brittney Griner kemudian membawa bendera Sun berkeliling lapangan sambil melakukan tos dengan penonton di sisi lapangan.
Aaliyah Edwards, yang pernah bermain untuk University of Connecticut (UConn), juga menyampaikan pesan kepada penonton melalui siaran seusai pertandingan.
"Ini adalah ibu kota basket dunia. Jangan pernah lupakan itu!" kata Edwards.
Kemenangan tersebut terasa semakin berarti karena Sun hanya mengoleksi 10 kemenangan sebelum laga dan sedang menjalani enam kekalahan beruntun.
Kekalahan dari Toronto akan membuat Connecticut memiliki peluang terbaik mendapatkan pilihan pertama dalam Draft WNBA 2027.
Namun, para pemain muda Sun memasuki pertandingan dengan motivasi lebih dari sekadar catatan kemenangan-kekalahan.
"Pelatih berbicara tentang kami bermain demi kebanggaan, kebanggaan untuk penggemar, nama kami, dan organisasi ini. Saya rasa kami melakukan itu," kata guard Ashlon Jackson, yang mencetak poin terakhir dalam sejarah franchise melalui tembakan tiga angka dengan 51 detik tersisa.
Jackson, Edwards, Raegan Beers, Hailey Van Lith, dan Gianna Kneepkens menjadi pemain muda yang menghidupkan Sun pada babak kedua.
Sun mencetak 57 poin setelah halftime untuk menjauh dari Toronto dan menjaga atmosfer perpisahan tetap meriah.
Pelatih Rachid Meziane mengatakan timnya bermain dengan kebanggaan sekaligus kegembiraan. "Sebagai pelatih, sangat penting bagi saya untuk mengakhiri musim seperti itu," ujarnya.
Presiden tim Jen Rizzotti kemudian menyampaikan pesan emosional kepada penonton. Rizzotti, yang merupakan legenda UConn dan akan ikut pindah ke Houston, mengatakan penggemar Connecticut selalu menjadi bagian dari perjalanan para pemain.
Perpindahan Sun berlangsung setelah proses panjang. Upaya penjualan kepada kelompok pemilik di Boston pada musim panas 2025 sempat diblokir WNBA.
Penjualan kepada keluarga Fertitta dan rencana relokasi ke Houston akhirnya diumumkan pada Maret 2026.
Sun sebelumnya merupakan Orlando Miracle sebelum Mohegan Tribe membeli franchise tersebut dan memindahkannya ke Uncasville pada 2003.
Selama 24 musim di kota itu, Sun mencatat 16 penampilan playoff dan empat kali mencapai Final WNBA, terakhir pada 2019 dan 2022.
Rizzotti menilai kontribusi Mohegan Tribe terhadap franchise tidak boleh dilupakan, termasuk investasi terhadap tim ketika WNBA belum sepopuler sekarang.
"Anda tidak bisa membicarakan WNBA tanpa Connecticut Sun dan arti pentingnya di lapangan," kata Rizzotti.
Edwards menambahkan bahwa meski musim terakhir berlangsung berat, para pemain tetap bangga menjadi bagian dari sejarah Sun.
"Kami menegakkan kepala karena menjadi bagian dari sebuah warisan," kata Edwards.
Artikel Tag: wnba, connecticut sun
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/sun-tutup-24-musim-perjalanan-mereka-di-connecticut-dengan-kegembiraan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini