Paul George Sarankan NBA untuk Dihentikan Sementara Waktu

Penulis: Senja Hanan
Jumat 08 Jan 2021, 16:28 WIB
Pemain Los Angeles Clippers, Paul George bersama Marcus Morris Sr. (Images: USATODAYSPORS)

Pemain Los Angeles Clippers, Paul George bersama Marcus Morris Sr. (Images: USATODAYSPORS)

Berita Basket NBA: Pemain andalan Los Angeles Clippers, Paul George menanggapi gejolak politik yang terjadi di Amerika Serikat dalam beberapa hari ini. Menurutnya, NBA sebaiknya dihentikan untuk sementara waktu.

Dalam beberapa hari terakhir, para pemain NBA tidak fokus dalam permainan saja. Mereka menanggapi beberapa peristiwa yang terjadi belakangan, seperti aksi penyerbuan gedung Capitol Amerika Serikat yang dilakukan oleh pendukung Donald Trump, juga tidak adanya dakwaan kepada petugas polisi yang menembak Jacob Blake.

Peristiwa-peristiwa tersebut menyedot perhatian para pemain. Terutama yang berkaitan dengan isu-isu yang menyangkut keadilan sosial. Namun, Paul George meminta NBA dihentikan saja.

George merasa bahwa berlutut (saat lagu kebangsaan) saja tidak cukup untuk membawa perubahan. Harus ada aksi yang lebih nyata seperti mengentikan liga.

"Saya akan berusaha agar liga dihentikan. Saya pikir situasinya sekarang berbeda. Pertandingan basket hanya bisa memberi sedikit aura positif. Selebihnya, semua kekacauan ini tetap terjadi. Bagi saya, saya pasti akan menutup NBA," kata George, dalam wawancara usai pertandingan melawan Golden State Warriors.

Pendapat George tersebut mendapatkan dukungan dari rekan setimnya, Marcus Morris Sr. Dia sepakat sebaiknya NBA untuk sementara dihentikan.

“Saya pikir itu terjadi begitu cepat sehingga itu adalah salah satu hal di mana kami baru saja membuat keputusan secara keseluruhan hanya untuk berlutut. Tapi pendapat pribadi saya, itu belum cukup. Saya tidak berpikir kita seharusnya bermain. Tapi kami melakukannya, dan kami bersatu, dan kami pikir mengambil lutut itu pantas," kata Morris.

"Itu tidak dibicarakan. Saya pikir orang-orang sudah dalam mode bermain. Tapi jika itu keputusan saya, saya tidak akan melakukannya."

Artikel Tag: Paul George, donald trump, NBA

663  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini