Mystics Takluk Telak, Pelatih Sydney Johnson Diusir dari Lapangan

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 07 Jun 2026, 22:42 WIB - 92 views
Tiga petugas kepolisian memasuki area lapangan dan mendampingi Sydney Johnson (kiri) meninggalkan arena menuju ruang ganti. (Foto: AP)

Tiga petugas kepolisian memasuki area lapangan dan mendampingi Sydney Johnson (kiri) meninggalkan arena menuju ruang ganti. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Pelatih Washington Mystics, Sydney Johnson, mengakui kehilangan kendali emosinya setelah diusir dari pertandingan dan dikawal keluar lapangan oleh petugas kepolisian.

Ini terjadi saat timnya kalah telak 77-109 dari Atlanta Dream dalam lanjutan WNBA, Sabtu (6/6) waktu setempat.

Insiden tersebut terjadi pada kuarter ketiga ketika pertandingan menyisakan 3 menit 52 detik.

Saat itu Atlanta unggul jauh 64-43 ketika pemain Mystics, Alicia Florez Getino, dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap Angel Reese yang sedang melakukan penetrasi ke arah ring.

Keputusan wasit tersebut memicu reaksi keras dari Sydney Johnson.

Pelatih berusia 52 tahun itu terlibat perdebatan panjang dengan para ofisial pertandingan, sementara sejumlah asisten pelatih serta pemain Washington berusaha menenangkannya dan membawanya kembali ke bangku cadangan.

Namun situasi terus memanas hingga Johnson menerima dua technical foul secara beruntun yang berujung pada pengusiran dari pertandingan.

Tak lama kemudian, tiga petugas kepolisian memasuki area lapangan dan mendampingi Johnson meninggalkan arena menuju ruang ganti.

Meski sempat menjadi sorotan, proses pengawalan berlangsung tanpa insiden tambahan. Johnson berjalan dengan tenang saat meninggalkan lapangan.

Usai pertandingan, Sydney Johnson mengakui tindakannya tidak tepat dan menerima keputusan yang diambil oleh wasit.

"Saya kehilangan kendali emosi. Tidak ada hal lain selain itu. Wasit melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan dan hanya itu yang bisa saya katakan," ujar Johnson kepada wartawan.

Ketika ditanya mengenai keputusan yang memicu kemarahannya, Johnson memilih untuk tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Ia menegaskan tidak ingin insiden tersebut mengalihkan perhatian dari penampilan Atlanta maupun proses perkembangan tim muda Washington sepanjang musim ini.

"Saya tidak ingin mengurangi apresiasi terhadap Atlanta yang bermain sangat keras atau menghilangkan pelajaran yang bisa kami ambil dari pertandingan ini. Itu bukan momen yang baik untuk tim maupun untuk saya, tetapi itu juga tidak mencerminkan kebersamaan, ketangguhan, dan semangat yang kami miliki," katanya.

Sydney Johnson juga memastikan bahwa insiden serupa tidak akan menjadi kebiasaan dalam karier kepelatihannya.

Forward Mystics, Kiki Iriafen, yang menjadi pencetak angka terbanyak tim dengan 24 poin, termasuk salah satu pemain yang berusaha menenangkan sang pelatih saat perdebatan berlangsung.

Menurut Iriafen, tindakan Sydney Johnson muncul karena kepeduliannya terhadap para pemain.

"Pelatih selalu mendukung kami. Dia akan melakukan apa pun untuk melindungi tim. Saya hanya berusaha membantu meredakan situasi saat itu," kata Iriafen.

Johnson juga menolak anggapan bahwa seorang pelatih perlu sengaja menerima hukuman untuk membela para pemainnya.

Menurutnya, pertandingan seharusnya berjalan secara profesional tanpa perlu adanya tekanan terhadap wasit.

Washington sendiri harus menelan kekalahan terbesar mereka musim ini. Hasil tersebut membuat rekor Mystics turun menjadi 4-5.

Sementara itu, Atlanta memperbaiki catatan menjadi 7-3 dan mempertahankan posisi di papan atas Wilayah Timur.

Setelah pertandingan ini, Washington akan kembali beraksi pada Senin saat menjamu Indiana Fever di kandang.

Artikel Tag: wnba, washington mystics

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/mystics-takluk-telak-pelatih-sydney-johnson-diusir-dari-lapangan
92
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini