Miami Heat Dinilai Biasa Saja Pasca Era Big Three

Penulis: Damar Yuliarti
Rabu 04 Nov 2026, 18:18 WIB - 101 views
Miami Heat Dinilai Biasa Saja Pasca Era Big Three - sumber: (mainbasket)

Miami Heat Dinilai Biasa Saja Pasca Era Big Three - sumber: (mainbasket)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA

Stan Van Gundy melontarkan kritik pedas terhadap mantan timnya, Miami Heat. Menurutnya, sejak berakhirnya era Big Three pada 2014, Heat tak lagi menjadi tim yang istimewa. Prestasi mereka di playoff justru menutupi performa biasa-biasa saja selama musim reguler.

Dalam acara "Run It Back", Van Gundy menyoroti bagaimana Heat kerap menghadirkan kejutan di playoff, namun gagal konsisten menjadi penguasa di Wilayah Timur. "Tim ini sebenarnya pernah mencatatkan beberapa pencapaian mengejutkan di babak playoff. Namun, hal itu justru menutupi fakta bahwa sejak era Big Three berakhir, mereka merupakan tim yang terbilang biasa-biasa (medioker)," tegas Van Gundy.

Van Gundy menggarisbawahi dua perjalanan Heat hingga Final NBA. Pada 2020, Heat mencapai Final NBA dalam sistem gelembung di Orlando, dan kembali melaju ke Final NBA 2023 setelah memulai playoff sebagai unggulan kedelapan melalui jalur play-in.

Namun, kedua Final tersebut berakhir pahit bagi Heat. Mereka tumbang di Final NBA 2020 melawan Los Angeles Lakers dengan skor 4-1 dan kembali kalah dari Denver Nuggets dalam lima pertandingan pada 2023. "Pencapaian-pencapaian tersebut seolah menutupi kenyataan bahwa mereka sebenarnya sudah tidak menjadi tim hebat sejak cukup lama," ujar Van Gundy, yang pernah menjadi kepala pelatih Heat dari 2003 hingga 2005.

Statistik juga mendukung pandangan Van Gundy. Sejak kepergian LeBron pada 2014, Heat hanya sekali mencatatkan lebih dari 50 kemenangan dalam satu musim reguler, yakni pada 2021-2022 dengan rekor 53-29, menjadikan mereka unggulan pertama di Wilayah Timur.

Van Gundy, yang membukukan 112 kemenangan dan 73 kekalahan selama masa kepelatihannya di Heat, memiliki persentase kemenangan 60,5 persen, salah satu yang terbaik dalam sejarah klub. Setelah mengundurkan diri pada Desember 2005, posisinya diambil alih oleh Pat Riley.

Kini, di bawah pelatih Erik Spoelstra yang memasuki musim ke-19, Heat melakukan perubahan besar dengan mendatangkan Giannis Antetokounmpo. Namun, hasilnya belum memenuhi ekspektasi, dengan Heat hanya meraih catatan 2-5 sejauh ini. (rag)

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/miami-heat-dinilai-biasa-saja-pasca-era-big-three
101
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini