Las Vegas Aces Kembali Hadapi Los Angeles Sparks dengan Tren Positif

Seperti yang diperkirakan banyak pihak, A’ja Wilson kembali menjadi motor permainan Las Vegas Aces. (Foto: AP)
Las Vegas Aces kembali ke kandang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyapu bersih empat pertandingan tandang mereka di awal musim WNBA 2026.
Aces kini membidik kemenangan kelima beruntun saat menjamu Los Angeles Sparks pada Sabtu (23/5) malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB.
Tim asuhan Becky Hammon sedang berada dalam performa impresif setelah hanya sekali kalah dalam lima pertandingan awal musim.
Satu-satunya kekalahan mereka terjadi pada laga pembuka saat dihancurkan Phoenix Mercury.
Namun sejak itu, Las Vegas Aces bangkit dan memenangkan empat laga berikutnya dengan rata-rata selisih kemenangan mencapai 16 poin.
Perjalanan tandang Las Vegas dimulai dengan kemenangan telak 27 poin atas Sparks pada 10 Mei lalu.
Tren positif itu kemudian ditutup lewat kemenangan dramatis 85-84 atas Atlanta Dream setelah Chelsea Gray mencetak tembakan penentu kemenangan saat laga menyisakan 3,6 detik.
Seperti yang diperkirakan banyak pihak, A’ja Wilson kembali menjadi motor permainan Las Vegas Aces.
Pebasket yang telah empat kali meraih gelar MVP WNBA itu langsung tampil dominan sejak awal musim dengan rata-rata 25 poin, 5,6 rebound, dan dua blok per pertandingan.
Selain Wilson, Las Vegas juga mendapatkan kontribusi besar dari rekrutan anyar Chennedy Carter.
Bermain dari bangku cadangan, Carter tampil efektif dan kini menjadi pencetak angka terbanyak kedua tim dengan rata-rata 19,4 poin per laga.
“Senang rasanya Chennedy ada di tim kami,” ujar Gray. “Dia sangat mudah menembus area paint dan membuat keputusan yang tepat. Kecepatannya benar-benar membantu tim.”
Kehadiran Carter turut membantu menutupi performa yang belum maksimal dari Jackie Young.
Salah satu bintang utama Aces itu baru mencatat rata-rata 11,2 poin per pertandingan, turun cukup jauh dibandingkan musim lalu yang mencapai 16,5 poin.
Di sisi lain, Gray justru tampil lebih produktif dibandingkan musim sebelumnya. Guard veteran tersebut kini mencatat rata-rata 12 poin dan 6,6 assist dalam lima pertandingan awal musim.
Sementara itu, Los Angeles Sparks masih berusaha menemukan konsistensi permainan mereka.
Tim yang sempat digadang-gadang menjadi kandidat penantang gelar justru menjalani awal musim yang tidak stabil dengan catatan dua kemenangan dan tiga kekalahan.
Musim Sparks dimulai dengan kekalahan telak dari Aces, lalu disusul kekalahan dari Indiana Fever yang diperkuat Caitlin Clark.
Los Angeles sempat bangkit lewat kemenangan dramatis 99-95 atas Toronto Tempo, tetapi Toronto membalas dua hari kemudian dengan kemenangan 106-96.
Sparks akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah menundukkan Phoenix Mercury pada Kamis lalu. Dearica Hamby menjadi bintang kemenangan dengan torehan 27 poin.
Menariknya, Los Angeles tetap mampu menang meski Kelsey Plum untuk pertama kalinya musim ini gagal mencetak minimal 25 poin.
Meski begitu, Plum masih menjadi salah satu pemain tersubur WNBA dengan rata-rata 24,6 poin per pertandingan.
Hamby mengakui Sparks belum menunjukkan performa terbaik mereka pada awal musim. Namun, ia percaya timnya mulai bergerak ke arah yang benar.
“Kami harus melakukan banyak evaluasi dan bicara jujur satu sama lain,” kata Hamby. “Kami percaya satu sama lain dan tetap menjaga semangat. Ini baru satu kemenangan, tetapi kami mulai menunjukkan kemampuan sebenarnya.”
Pertandingan melawan Las Vegas Aces akan menjadi ujian besar berikutnya bagi Sparks untuk membuktikan perkembangan mereka di musim ini.
Artikel Tag: los angeles sparks, wnba, las vegas aces
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/las-vegas-aces-kembali-hadapi-los-angeles-sparks-dengan-tren-positif
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini