Joe Bryant, Ayah Kobe Bryant, Meninggal Dunia Pada Usia 69 tahun

Joe Bryant bersama Kobe Bryant (kiri) dan saat membela 76ers. (Foto: NBA)
Mantan pemain NBA Joe Bryant, ayah dari Hall of Famer Kobe Bryant, mengembuskan napas terakhir. Ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun.
Penyebab resmi kematian Joe Bryant belum diumumkan pada Selasa (16/7) pagi. Universitas La Salle, tempat Bryant bermain dan melatih, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Bryant "adalah anggota keluarga Explorer yang dicintai dan akan sangat dirindukan."
Pelatih bola basket lama di wilayah Philadelphia, Fran Dunphy, yang saat ini menjadi pelatih kepala di La Salle, mengatakan kepada Philadelphia Inquirer bahwa Joe Bryant baru-baru ini menderita stroke berat.
Joe Bryant, yang dijuluki “Jellybean, jarang tampil di depan publik setelah kematian Kobe Bryant dalam kecelakaan helikopter lebih dari empat tahun yang lalu.
Mantan superstar Los Angeles Lakers ini mengatakan kepada ESPN pada tahun 2010 bahwa Joe adalah "seorang pemikir bola basket yang hebat" dan memuji ayahnya yang telah mengajarinya "sejak usia dini bagaimana cara melihat permainan, bagaimana mempersiapkan diri untuk permainan dan bagaimana mengeksekusi."
Kobe Bryant, putrinya Gianna, dan tujuh orang lainnya tewas dalam kecelakaan helikopter pada Januari 2020 di Calabasas, California, saat rombongan tersebut sedang dalam perjalanan menuju sebuah turnamen bola basket. Joe dan Pam Bryant, yang menikah selama hampir setengah abad, memiliki hubungan yang terkadang dingin dengan Kobe, tetapi mereka berada di barisan depan untuk upacara peringatan di Los Angeles sekitar sebulan setelah Kobe dan Gianna meninggal.
"Kami turut berbelasungkawa setelah mendengar kabar meninggalnya ayah mertua saya," Vanessa Bryant, janda Kobe, memposting pada hari Selasa di Instagram story-nya. "Kami berharap segalanya akan berbeda. Meskipun waktu yang kami habiskan bersama hanya sedikit, dia selalu manis dan menyenangkan untuk berada di dekatnya. Kobe sangat mencintainya."
Joe Bryant bermain dan melatih secara profesional baik di Amerika Serikat maupun internasional setelah membintangi La Salle, di mana ia mencetak rata-rata 20,8 poin per pertandingan dalam dua musim bersama Explorers. Ia merupakan pemain pilihan putaran pertama Golden State Warriors pada tahun 1975 sebelum diakuisisi pada tahun yang sama oleh Philadelphia 76ers.
Joe Bryant bermain selama delapan musim di NBA dan bermain secara internasional selama hampir satu dekade. Dia juga bekerja di berbagai peran kepelatihan baik di tingkat profesional maupun perguruan tinggi, termasuk tugas singkat sebagai pelatih kepala Los Angeles Sparks WNBA. Bob Rosato /Sports Illustrated via Getty Images "Joe 'Jellybean' Bryant adalah ikon bola basket lokal, yang warisannya di lapangan melampaui perjalanannya di Bartram High School, La Salle University, dan empat musim NBA pertamanya bersama 76ers dari 1975-79," kata Sixers dalam sebuah pernyataan. "Belasungkawa kami sampaikan kepada keluarga Bryant."
Doug Young, mantan rekan setimnya di SMU Kobe, memuji Joe sebagai "panutan utama".
"Joe adalah pelatih JV kami di Lower Merion dan saya tidak bisa mendapatkan mentor, guru, dan panutan yang lebih positif," kata Young kepada ESPN. "Sulit untuk melebih-lebihkan seberapa besar pengaruhnya terhadap saya dan rekan-rekan setim saya. Dia membuat basket menjadi menyenangkan dan membuat kami semua ingin menjadi lebih baik - dia percaya pada kami. Saya tidak akan pernah melupakan senyumnya yang menular, pelukan beruangnya, dan ikatan luar biasa yang ia bagikan dengan Kobe. Tumbuh di Lower Merion, tidak ada keluarga yang lebih kami cintai dan kagumi selain keluarga Bryant - dan hal itu dimulai dari Joe."
Joe Bryant yang memiliki tinggi badan 6 kaki 9 inci bermain selama delapan musim di NBA bersama Sixers, Clippers dan Rockets, dengan rata-rata 8,7 poin dan 4,0 rebound dalam 606 pertandingan dalam kariernya. Dia adalah anggota tim Sixers musim 1976-77 yang kalah dari Trail Blazers di Final NBA.
Setelah bermain hampir satu dekade di luar negeri di Prancis dan Italia, Joe Bryant mulai melatih pada tahun 1992. Dia adalah pelatih kepala untuk Los Angeles Sparks dari WNBA selama tiga musim dan juga melatih dalam berbagai peran di tingkat profesional dan perguruan tinggi di AS, Jepang, dan Thailand.
"Saya sangat sedih dengan meninggalnya Joe 'Jellybean' Bryant dan bergabung dengan komunitas bola basket untuk berduka atas kepergian seorang legenda bola basket Philly," ujar wakil ketua Pistons, Arn Tellem, mantan agen Kobe Bryant. "Persahabatan kami membuka pintu bagi saya untuk mewakili Kobe saat ia memasuki NBA, sebuah kenangan yang akan selalu saya kenang. Joe adalah seorang suami, ayah, dan kakek yang berbakti, yang kehangatannya menyentuh semua orang yang ditemuinya."
Artikel Tag: joe bryant
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/joe-bryant-ayah-kobe-bryant-meninggal-dunia-pada-usia-69-tahun



















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini