Ayah Anthony Davis Larang Putranya Untuk Membela Boston Celtics

Penulis: Viggo Tristan
Sabtu 02 Feb 2019, 13:00 WIB
Ayah Anthony Davis Larang Putranya Untuk Membela Boston Celtics

Ayah Anthony Davis tidak setuju jika anaknya hengkang menuju Boston Celtics.

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA : Rumor ketidakbetahan Anthony Davis bersama New Orleans Pelicans memang berhasil menarik perhatian banyak pihak termasuk sang ayah kandung. Ayah Davis bahkan mengatakan bahwa ia akan melarang anaknya untuk bermain bagi Boston Celtics.

Pelicans sebagai tim yang masih memiliki hak atas Davis tentu bebas melepasnya kemana saja. Menurut pemberitaan media-media ternama di Amerika Seikat, Pelicans akan mempertimbangkan melepas Davis menuju Celtics. Pasalnya, Celtics dianggap sebagai tim yang dapat memberikan tawaran terbesar kepada Pelicans. Jika mereka kehilangan Davis, Pelicans setidaknya bisa menerima ganti yang sama hebatnya dengan Davis. Akan tetapi, ide tersebut ditolak mentah-mentah oleh sang ayah. Menurut Ayah Davis, Celtics adalah tim yang tidak mempunyai loyalitas dengan pemain yang dimilikinya.

"Saya tidak ingin melihat anak saya berseragam Boston Celtics setelah apa yang mereka lakukan kepada Iasiah Thomas. Mereka tidak punya loyalitas sama sekali. Thomas adalah pemain hebat yang memberikan segala hatinya kepada Celtics, tetapi mereka membuangnya begitu saja untuk mendapatkan pemain yang dianggap lebih baik. Yang jelas ini opini saya bukan opini Davis, tetapi sepengetahuan saya, Celtics adalah tim yang tidak menghargai pemainnya," ucap ayah Davis.

Davis sendiri memang bisa terpengaruh oleh ucapan sang ayah. Namun sekali lagi, ia masih terikat kontrak bersama Pelicans hingga tahun 2020 mendatang. Jika ia ingin membela tim yang diingininya secara bebas, maka Davis perlu menunggu hingga setahun lagi.

Artikel Tag: NBA, Pelicans, lakers, Celtics, Anthony davis

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/ayah-anthony-davis-larang-putranya-untuk-membela-boston-celtics
1829  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini