Undian Menguntungkan Anders Antonsen Untuk Berjaya di Kandang Denmark Open

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 01 Okt 2020, 15:15 WIB
Undian Bagus Anders Antonsen Untuk Berjaya di Denmark Open

Anders Antonsen/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Pemain peringkat 3 dunia, Anders Antonsen menerima dorongan dalam upayanya menjadi pebulutangkis pertama yang memenangkan gelar tunggal putra Denmark Open dalam 10 tahun.

Pemain berusia 23 tahun itu pasti merasa lega setelah melihat undian hari Selasa bahwa ia bisa menghindari unggulan teratas asal Jepang, Kento Momota di paruh yang sama turnamen pada 13-18 Oktober di Odense.

Penggemar tuan rumah akan mengandalkan Anders Antonsen untuk meraih kemenangan karena juara bertahan All England, Viktor Axelsen masih memulihkan diri dari operasi pergelangan kaki beberapa waktu lalu.

Anders Antonsen akan menghadapi sedikit masalah saat memasuki perempat final di mana ia diprediksi untuk menghadapi rekan senegaranya yang juga seniornya, Jan O Jorgensen dalam apa yang bisa menjadi perpisahan emosional untuk terakhir kalinya bagi sang pemain.

Jorgensen, andalan Denmark yang kini berusia 32 tahun mengumumkan pada bulan Juni lalu bahwa dia akan pensiun setelah turnamen badminton di negaranya.

Mantan pemain peringkat dua dunia itu adalah juara lokal terakhir di kompetisi badminton tunggal putra, prestasi yang tentunya ingin ditiru Antonsen.

Namun, sebelum memikirkan kemungkinan bentrokan terakhir dengan Momota, Atlet Denmark ini harus terlebih dahulu melewati pertemuan semifinal yang rumit melawan pemain peringkat 2 dunia asal Taiwan, Chou Tien Chen.

Antonsen memiliki rekor buruk melawan pemain Taiwan itu, yang hanya menang sekali dalam tujuh pertemuan. Nama penting lainnya di paruh bawah undian adalah Kidambi Srikanth asal India, yang menjadi pemenang edisi 2017 lalu.

Masih harus dilihat apakah pemain peringkat satu dunia, Momota akan mampu menghasilkan permainan terbaiknya dengan pengembalian kompetitifnya sejak menjadi juara Malaysia Masters pada Januari lalu.

Momota telah absen dalam dua bulan terakhir sebelum musim dihentikan karena pandemi Covid-19 setelah dia terlibat dalam kecelakaan di jalan raya, sehari setelah kemenangannya di Malaysia.

Di atas kertas, Momota harus mulai sebagai favorit karena ia memiliki jalur yang jelas hingga empat besar di mana rekan senegaranya, Kenta Nishimoto atau Kanta Tsuneyama akan mencoba menghalangi jalannya.

Momota akan memulai usahanya untuk meraih gelar ketiga berturut-turut melawan Brian Yang dari Kanada yang berusia 18 tahun, peraih medali perak Kejuaraan Pan Am.

Para pemain muda lainnya bertujuan untuk membuat kehadiran mereka terasa dengan absennya sejumlah pemain top termasuk Lakhsya Sen asal India yang berusia 19 tahun dan Christo Popov asal Perancis yang berusia 18 tahun.

Lakshya adalah juara Asia Junior 2018, sementara Popov menciptakan sejarah sebagai pemain pertama asal Perancis yang memenangkan medali perak di Kejuaraan Dunia Junior di Kazan, Rusia, tahun lalu.

Artikel Tag: Anders Antonsen, Undian, Denmark

845  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini