Ubah Gaya Servis, Greysia Polii Berikan Penjelasan

Penulis: Viggo Tristan
Selasa 21 Jan 2020, 18:32 WIB
Ubah Gaya Servis, Greysia Polii Berikan Penjelasan

Greysia rela ubah gaya servis untuk tingkatkan performa. (Gambar : Indozone)

Berita Badminton Indonesia : Pebulutangkis ganda campuran Indonesia yaitu Greysia Polii menjelaskan alasan mengapa dirinya mengubah gaya servis ketika bertanding di Indonesia Masters 2020 lalu. Hal tersebut dilakukannya atas dasar permintaan dari sang pelatih, Eng Hian.

Sebelumnya, Eng Hian memang kerap menekankan servis backhand Greysia yang dianggapnya kurang begitu baik. Beberapa kali Greysia melakukan servis yang terlalu tinggi dan justru memberikan keuntungan atau poin cuma-cuma kepada lawan. Oleh karena itu, Eng Hian meminta Greysia merubah gaya servisnya agar tidak terlalu memberi keuntungan pada lawan. Benar saja, Greysia langsung mengubah gaya servis dari teknik backhand menjadi forehand.

Walaupun terkesan sepele dan tidak terlalu penting, rupanya pergantian teknik dan gaya servis ini berbuah manis pada perjalanan Greysia di turnamen. Bersama rekannya Apriyani Rahayu, Greysia Polii berhasil menyumbangkan satu gelar usai menaklukkan wakil Denmark di laga puncak.

“Saya mengubah servis ini karena pelatih yang suruh dan coba untuk membiasakannya. Saya berpikir saya bisa dan nyaman (dengan servis forehand ini). Saya selalu menekankan pada diri saya, mau servis apa pun saya harus nyaman dulu. Dengan servis yang seperti biasanya, saya belum nyaman dan lawan bisa ambil poin dari situ. Jadi itu seperti bumerang,” ucap Greysia.

“Akhirnya pelatih menyuruh saya untuk coba biasakan servis yang buat saya nyaman yaitu servis single (forehand). Untuk mengubah itu tidak gampang. Tapi pelatih bilang kalau mau poin, tidak perlu memikirkan yang lain. Itu (kata-kata pelatih) bikin saya punya kepercayaan diri. Memang defense harus kuat dan itu kami anggap seperti sedang di-smash,” tutupnya.

Artikel Tag: badminton, Indonesia Masters 2020, Greysia Polii, apriyani rahayu

3785  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini