Soniia Tantang Intanon dan Se Young di Babak Pertama Dua Leg Thailand Open

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 08 Jan 2021, 16:45 WIB
Soniia Tantang Intanon dan Se Young di Babak Pertama Dua Leg Thailand Open

Ratchanock Intanon/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Soniia akan menghadapi lawan sengit di babak pertama dua leg Thailand Open Super 1000 yang akan dimulai pada pekan depan di Bangkok.

Soniia menghadapi jagoan Korea Selatan dan An Se Young yang berusia 18 tahun pada putaran pertama Thailand Open di Bangkok mulai Selasa. Pemain Malaysia itu belum pernah bermain melawan An Se Young di pentas internasional tetapi yang terakhir telah mengalahkan beberapa pemain top secara teratur dan di atas kertas, unggulan kesembilan dipandang sebagai favorit untuk memenangkan pertandingan pembuka pada minggu depan. Tahu lalu, An Se Young sukses meraih gelar French Open 2020.

Di Thailand Open kedua, pemain peringkat 29 dunia, Soniia akan menghadapi pertandingan babak pertama yang sama menantang melawan mantan pemain nomor satu dunia, Sung Ji Hyun.

Dia belum pernah mengalahkan pemain Korea itu dalam tiga pertemuan terakhir mereka di Singapore Open 2013, French Open 2017, dan Kejuaraan Asia 2018. Dalam pertempuran Singapura dan Prancis, Ia memang memberikan perlawanan yang bagus sebelum kalah dalam tiga pertandingan. Di atas kertas, itu akan sulit.

“Hasil undian saya cukup sulit. Saya bertemu dengan pemain unggulan di babak pertama Thailand Open pertama, tidak pernah bisa lebih sulit dari itu,” kata pemain berusia 29 tahun itu.

“Pertama Se Young dan kemudian seniornya Ji-hyun di Open kedua. Faktanya, saya adalah pemain top untuk tim nasional di kuartal saya untuk kedua turnamen."

Jika berhasil melewati Se-young, ia mungkin akan bertemu superstar lokal dan mantan juara dunia, Ratchanok Intanon di perempat final. Di Open kedua, jika dia melewati Ji-hyun, dia akan menghadapi pemenang pertandingan antara Ratchanok Intanon dan pemain India, Saina Nehwal di babak kedua. Baik Intanon dan juga Saina tentunya juga tidak akan mudah.

Meskipun China dan Jepang mengundurkan diri dari turnamen karena alasan yang berbeda, persaingan di tunggal putri masih sangat kuat.

China tidak mengirim tim karena pemerintah mereka tidak mengizinkan mereka melakukan perjalanan sementara Jepang mundur karena pemain tunggal putra teratas mereka, Kento Momota dinyatakan positif Covid-19 di bandara sebelum mereka berangkat ke Thailand.

Alih-alih mengkhawatirkan lawan-lawannya, Soniia justru bersemangat karena mereka hampir bermain di turnamen pertama sejak pandemi Covid-19 menghentikan semua turnamen Maret lalu.

Terlepas dari semua keamanan yang ketat dan pedoman di bawah sistem gelembung di Bangkok, Soniia masih ingin melakukan beberapa kejutan.

“Lingkungan di sini bagus dan saya terkesan dengan pengaturan dan SOP, saya yakin kami semua bersemangat untuk bermain di Thailand setelah sekian lama tanpa turnamen,” kata Soniia.

“Kami harus melakukan tes usap setiap empat hari dan mengikuti SOP dengan ketat. Kami harus menunggu panggilan sebelum kami bisa turun ke lobi dan sebelum kami pergi untuk sesi latihan kami. Kami tidak bisa pergi ke kamar satu sama lain setidaknya selama 14 hari," ungkapnya.

“Dengan SOP yang ketat, semua orang kini bisa menenangkan pikiran dan bermain tanpa rasa khawatir. Saya senang bahwa musim baru akhirnya akan dimulai," Ia menambahkan.

Artikel Tag: Soniia, intanon, An Se Young, Thailand Open

940  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini