PV Sindhu Sampaikan Salam Perpisahan Yang Tulus Untuk Saina Nehwal

PV Sindhu-Saina Nehwal/[Foto:AFP]
Berita Badminton : Peraih dua medali Olimpiade, PV Sindhu, menyampaikan ucapan yang menyentuh hati untuk rival seniornya, Saina Nehwal, saat ia pensiun.
Sindhu menggunakan media sosial untuk mengakui kontribusi Saina terhadap bulu tangkis India, dan memberi penghormatan atas upayanya dalam menunjukkan jalan yang telah ia tempuh untuk menjadi salah satu pemain bulu tangkis paling sukses.
"Semoga masa pensiunmu bahagia, @NSaina. Terima kasih atas semua kontribusimu untuk bulu tangkis India. Semoga kamu mendapatkan kedamaian, kebahagiaan, dan yang terbaik di fase kehidupan selanjutnya," tulis Sindhu.
Saina Nehwal mengakhiri kariernya yang gemilang. Meskipun dia tidak secara resmi mengumumkan pensiun, dia menyebutkan dalam sebuah podcast bahwa dia telah berhenti bermain, dengan alasan masalah cedera yang sudah lama dideritanya.
Pertandingan kompetitif terakhir Saina terjadi pada tahun 2023, di mana ia beberapa kali tersingkir di babak pertama.
“Saya sudah berhenti bermain dua tahun lalu. Saya merasa bahwa saya memasuki olahraga ini atas kemauan saya sendiri dan meninggalkannya atas kemauan saya sendiri, jadi tidak perlu mengumumkannya,” kata Saina dalam sebuah podcast, seperti dikutip oleh PTI.
“Jika Anda sudah tidak mampu bermain lagi, ya sudah. Tidak apa-apa.”
Saina mengakhiri kariernya dengan satu medali Olimpiade dan dua medali kejuaraan dunia, perak pada tahun 2015 dan perunggu pada tahun 2017.
Salah satu gelar besar terakhir Saina, gelar kejuaraan nasional pada tahun 2019 , diraih ketika ia mengalahkan PV Sindhu di final. Saina memiliki rekor head-to-head yang positif melawan Sindhu, memenangkan tiga kali dari empat pertemuan.
Pengaruh Saina Nehwal terhadap bulu tangkis India jauh melampaui medali dan peringkat. Pada saat bulu tangkis di India masih mencari relevansi global yang konsisten setelah masa kejayaan Pullela Gopichand, Saina muncul sebagai pelopor yang membawa olahraga ini ke arus utama dengan pendekatannya yang tanpa takut dan ambisinya yang tak kenal lelah.
Di puncak kariernya, Saina mampu bersaing ketat dengan para pemain bulu tangkis Tiongkok yang tangguh, sebuah dominasi yang telah lama mendefinisikan permainan bulu tangkis putri.
Bersaing melawan legenda seperti Wang Yihan, Wang Xin, dan Li Xuerui, ia mematahkan anggapan bahwa supremasi Tiongkok tak tergoyahkan. Gelar All England-nya pada tahun 2015 dan kenaikannya ke peringkat 1 dunia menandai momen penting, membuktikan bahwa seorang pemain bulu tangkis India tidak hanya dapat bersaing dengan yang terbaik tetapi juga secara teratur mengalahkan mereka di panggung terbesar.
Kesuksesan Saina Nehwal juga terjadi di era ketika atlet wanita India menghadapi keterbatasan infrastruktur, eksposur, dan kepercayaan. Setiap terobosan yang diraihnya — dari medali perunggu Olimpiade di London 2012 hingga podium yang konsisten di sirkuit Super Series — melampaui batas ekspektasi. Dia membawa visibilitas, profesionalisme, dan kepercayaan diri bagi bulu tangkis India, memaksa sistem untuk berkembang sesuai dengan prestasinya.
Mungkin warisan terbesarnya terletak pada generasi yang ia inspirasi. PV Sindhu, yang kemudian memenangkan medali Olimpiade dan gelar juara dunia, sering mengakui jalan yang telah dirintis Saina sebelumnya. Kebangkitan Sindhu bukanlah fenomena terisolasi, melainkan kelanjutan dari standar yang ditetapkan Saina — bukti bahwa keunggulan yang berkelanjutan dimungkinkan bagi pemain India di panggung global.
Artikel Tag: saina nehwal, pv sindhu, badminton india
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/pv-sindhu-sampaikan-salam-perpisahan-yang-tulus-untuk-saina-nehwal
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini