Sikat Lakshya Sen, Lin Chun Yi Kampiun Tunggal Putra All England 2026

Lin Chun Yi/[Foto:AFP]
Birmingham - Lin Chun Yi, pemain kidal andalan Taiwan mengalahkan Lakshya Sen dari India dengan skor 21-15, 22-20 di final tunggal putra Kejuaraan Bulu Tangkis All England Open BWF Super 1000 hari ini, menjadi pemain Taiwan pertama yang memenangkan gelar tunggal putra. Bersama dengan pasangan ganda campuran Yeh Hung-wei dan Chan Yu-chen sebelumnya, Taiwan memenangkan dua gelar hari ini, mencetak rekor baru.
Lin Chun Yi, yang berada di peringkat 11 dunia, berhasil mencapai semifinal All England Open. Kemarin, ia mengalahkan bintang Thailand Kunlavut Vitidsarn dalam pertandingan tiga set, menjadi pemain tunggal putra Taiwan pertama yang mencapai final All England sejak Chou Tien-chen pada tahun 2020 dan Lee Chia-hao pada tahun 2025. Ia juga akan menjadi pasangan pemain Taiwan ketiga yang memenangkan All England Open, setelah Tai Tzu-ying dan pasangan ganda campuran sebelumnya Yeh Hung-wei/Chan Yu-chen.
Lin Chun Yi menghadapi Lakshya Sen, peringkat 12 dunia, hari ini untuk memperebutkan gelar juara. Keduanya telah bertemu 4 kali di masa lalu, dengan Lin unggul 4-0. Namun, Sen sedang dalam performa bagus minggu ini setelah mengalahkan bintang Tiongkok Shi Yuqi, Ng Ka Long Angus dari Hong Kong, dan Li Shifeng dari Tiongkok, jadi Lin tidak boleh lengah.
Lin Chun-yi memulai dengan kuat dengan unggul 6-2, tetapi kesalahan-kesalahannya yang semakin banyak memungkinkan Sen untuk mengejar. Untungnya, Sen berhasil mencetak poin ke-11. Setelah waktu istirahat teknis, Lin menyerang dengan agresif, mencetak beberapa poin beruntun dengan smash yang kuat, dan unggul 21-15.
Lin Chun Yi memimpin dengan mencetak 2 poin di game kedua. Sen dengan cepat mencetak poin beruntun dan menyalipnya. Keduanya saling berbalas poin, tetapi Lin bermain dengan sangat sabar dan mencetak poin dengan lancar setelah banyak reli dengan lawannya. Namun, ia kemudian kehilangan poin karena kesalahan yang semakin banyak dan tertinggal 4-9, sehingga Sen dapat mencetak poin ke-11.
Setelah jeda teknis, serangan Lakshya Sen menjadi semakin cerdik, mencetak beberapa poin dari pinggir lapangan dan memperbesar keunggulannya. Namun, Lin Junyi tetap tenang, memanfaatkan setiap peluang ofensif yang diciptakannya. Kedua pemain saling mencetak poin, dengan Lin Junyi tertinggal 16-18 sebelum mencetak tiga poin berturut-turut untuk mengambil alih keunggulan.
Meskipun Sen mengembalikan bola untuk menyamakan kedudukan menjadi 19-19, Lin Chunyi memanfaatkan kesempatan untuk menyerang, menciptakan poin penentu kemenangan, yang sayangnya berhasil dihalau lawannya, sehingga skor menjadi 20-20. Sen kemudian mengembalikan bola keluar lapangan, memberi Lin Chun Yi poin penentu kemenangan lainnya, yang akhirnya dimenangkannya dengan skor 22-20.
Artikel Tag: lakshya sen, lin chun yi, all england 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/sikat-lakshya-sen-lin-chun-yi-kampiun-tunggal-putra-all-england-2026
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini