Setelah Juara Dunia, An Se Young Tegaskan Masih Lapar Kemenangan Besar

An Se Young/[Foto:Thestar]
Berita Badminton : Juara dunia tunggal putri asal Korea Selatan, An Se Young tidak berencana untuk berpuas diri karena dia ingin meraih lebih banyak kesuksesan di masa depan.
Pemain nomor satu dunia An Se Young membuktikan dominasinya sebagai ratu bulu tangkis dengan meraih gelar juara dunia pertama Korea Selatan di tunggal putri setelah mengalahkan juara dunia tiga kali Carolina Marin dari Spanyol 21-12 dan 21-10 di final di Royal Arena di Kopenhagen, Denmark, Minggu lalu.
Dia selangkah lebih baik dari Bang Soo-hyun, pemain Korea terakhir yang mencapai final pada tahun 1993.
Se-young sadar betul bahwa kemenangan tersebut tidak terwujud begitu saja, melainkan hasil usaha dan kerja keras selama bertahun-tahun.
Meskipun sangat gembira dengan medali emas bersejarahnya, An Se Young yakin bahwa ia masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan dalam hal menyempurnakan permainannya.
Dengan pemikiran tersebut, Se-young bermaksud untuk berusaha lebih keras dan bekerja lebih keras untuk memenangkan Asian Games Hangzhou yang akan datang (23 September-8 Oktober) dan gelar Olimpiade Paris 2024.
“Sungguh menakjubkan. Saya memenangkan ini untuk pertama kalinya untuk Korea, jadi saya bangga dengan ini,” kata juara berusia 21 tahun itu kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
“Saya masih muda, tapi kemenangan ini adalah hasil kerja keras saya selama bertahun-tahun. Target saya selanjutnya adalah Asian Games dan medali emas Olimpiade," ungkapnya.
“Saya memahami bahwa saya masih memiliki beberapa kelemahan, jadi saya akan memperbaikinya.”
Bermain di depan anggota keluarganya dan menerima dukungan penuh dari mereka telah membuat perbedaan baginya. Se-young mendorong pemain lain untuk berani bermimpi besar.
“Keluarga saya ada di sini untuk mendukung saya, jadi saya tidak boleh kalah,” kata Se-young.
“Saat berlatih, saya memvisualisasikan semua ini, dan karena saya memimpikannya, hal itu menjadi kenyataan. Jika kita tidak memimpikannya, maka hal itu tidak akan menjadi kenyataan.”
Se-young telah tampil konsisten untuk mencapai 11 final dalam 12 turnamen sepanjang tahun ini.
Gelar juara dunia tersebut merupakan gelar kedelapannya musim ini setelah menjuarai India Open, Thailand Open, Singapura Open, Korea Open, dan Jepang Open, serta Indonesia Masters dan All England. Dia menjadi runner-up di Malaysia Open, German Open dan Kejuaraan Asia 2023.
Se-young sekarang akan mengalihkan fokusnya ke China Open di mana dia akan menghadapi pemain asal Denmark Mia Blichfeldt pada babak pembukaan di Changzhou Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium di Changzhou pada hari Selasa.
Artikel Tag: An Se Young, carolina marin, Korea Selatan
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/setelah-juara-dunia-an-se-young-tegaskan-masih-lapar-kemenangan-besar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini