Saina Nehwal dan Parupalli Kashyap Mundur Dari Denmark Open 2020

Penulis: Yusuf Efendi
Rabu 07 Okt 2020, 03:30 WIB
Saina Nehwal dan Parupalli Kashyap Mundur Dari Denmark Open Super 750

Parupalli Kashyap-Saina Nehwal/[Foto:Times of India]

Berita Badminton : Bintang bulu tangkis India, Saina Nehwal dan Parupalli Kashyap pada hari Selasa (6/10) memutuskan menarik diri dari turnamen Denmark Open Super 750, yang akan memulai kembali kalender internasional di Odense mulai 13 Oktober mendatang.

BWF World Tour ditutup setelah selesainya Kejuaraan All England pada Maret karena pandemi COVID-19.

“Saya mundur dari Denmark Open. Saya memutuskan bahwa saya akan memulai musim dari Januari hanya dengan tur Asia,” kata Saina, peraih medali perunggu Olimpiade London, kepada PTI.

Pasangan suami-istri ini sebelumnya telah mengirimkan entri mereka untuk turnamen senilai USD 750.000 atau berkisar 11,5 miliar rupiah dan juga menyerahkan surat persetujuan mereka ke Federasi Badminton India (BAI) bulan lalu untuk hal yang sama.

Federasi Badminton Dunia (BWF) menunda kejuaraan Piala Thomas dan Uber (3-11 Oktober), tiga BWF Tour di Asia (pada November) hingga 2021 dan juga membatalkan Denmark Masters (20-25 Oktober).

Denmark Open adalah satu-satunya acara World Tour yang dijadwalkan akan diadakan di sisa musim ini.

Ditanya apakah dia memiliki masalah kebugaran, Saina Nehwal, peraih medali emas Commonwealth Games dua kali, ia berkata: “Tidak ada masalah cedera tetapi jika tiga turnamen ada di sana, itu akan masuk akal ... Saya pikir langsung dari Januari, saya bisa pergi untuk tur Asia," jelas Nehwal.

Mundurnya mantan pemain nomor satu dunia Saina Nehwal, salah satu calon untuk Olimpiade Tokyo tahun depan, berarti tidak akan ada partisipasi India dalam sektor tunggal putri di Odense karena juara dunia PV Sindhu telah mengundurkan diri sebelumnya.

Parupalli Kashyap, yang saat ini berada di peringkat 24 dunia, juga memutuskan untuk melewatkan turnamen tersebut karena alasan serupa.

“Saya juga merasa tidak sepadan dengan risikonya untuk maju sepenuhnya untuk satu turnamen. Lebih baik memulai musim baru dengan berpartisipasi di leg Asia mulai Januari,” kata perempatfinalis Olimpiade London itu, Parupalli Kashyap.

Menurut kalender internasional yang disesuaikan, BWF telah merencanakan untuk menyelenggarakan tiga turnamen berturut-turut di Denmark, kejuaraan Piala Thomas dan Uber, Denmark Terbuka dan Denmark Masters. Ini diikuti oleh tiga turnamen berturut-turut di Asia, termasuk World Tour Finals.

Namun, BWF memutuskan untuk menunda Piala Thomas dan Uber hingga 2021 setelah tim papan atas mundur karena pandemi COVID-19 dan juga membatalkan Denmark Masters. Badan dunia juga menangguhkan leg Asia hingga Januari karena keadaan saat ini.

Mantan pemain No.1 Dunia, Kidambi Srikanth, Lakshya Sen, Ajay Jayaram dan juga Subhankar Dey akan bersaing di Denmark Open pekan depan.

Artikel Tag: saina nehwal, Parupalli Kashyap, Denmark

638  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini