Prannoy Berjuang Dengan Rasa Sakit Untuk Mengalahkan Jonatan Christie

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 21 Jan 2021, 07:30 WIB
Prannoy Berjuang Dengan Rasa Sakit Untuk Mengalahkan Jonatan Christie

HS Prannoy/[Foto:Times of India]

Berita Badminton : Tulang rusuk yang sakit dan jatuh yang menyakitkan tak mampu menghentikan HS Prannoy untuk mengungguli Jonatan Christie di babak pembukaan turnamen TOYOTA Thailand Open World Tour Super 1000 yang berhadiah total USD 1 Juta atau berkisar 15 miliar rupiah.

Prannoy, yang mengidap COVID-19 pada November, telah merasakan efek sampingnya, terutama nyeri di tulang rusuknya, yang menurutnya disebabkan oleh ketegangan otot yang disebabkan oleh batuk terus menerus. Hari ini dia bermain dengan rasa sakit itu sepanjang laga, dan untuk memperburuk keadaan, menderita jatuh parah selama reli yang memberi Jonatan Christie match point di game ketiga.

Dia menerima perawatan di bahu kirinya, dan melanjutkan pertandingan dengan kemenangan pertamanya atas Jonatan Christie dalam empat pertandingan terakhir mereka.

“Saya belum berlatih selama lima hari terakhir. Tulang rusuknya sakit sangat parah pasca-COVID, tetapi kami telah mencoba segala macam hal (untuk menyembuhkannya). Mungkin meradang dan otot di dalamnya tegang karena saya batuk terus-menerus. Saya harus kembali dan memeriksanya. Tidak ada latihan sama sekali," kata Prannoy pasca pertandingan.

“Tidak ada harapan hari ini. Saya hanya ingin bergerak sedikit dan melihat bagaimana kelanjutannya. Tidak ada rencana permainan lain. Saya sudah sering memainkannya, jadi kami tahu permainan satu sama lain. Tulang rusuknya sakit setiap kali saya menarik napas dalam-dalam," ungkapnya.

Segalanya berjalan sesuai keinginan pemain Indonesia seperti keunggulan empat poin, dan tiga poin pertandingan. Lima pertandingan mereka sebelumnya telah membuat pemain India itu yakin bahwa dia masih punya peluang.

“Christie adalah salah satu pemain yang dalam hal krisis, Anda bisa melakukannya, karena dia mencoba banyak tembakan berisiko. Jadi saya memikirkan itu. Dan di game ketiga targetnya adalah tertinggal 7-11 dari sisi buruk, tapi sebaliknya, karena saya naik 11-8 dan dia bermain bagus. Saya bangga bisa menyelesaikan pertandingan,” tambahnya.

Mengenai jatuh, Prannoy mengatakan dia merasa bahunya terkilir tetapi kemudian patah kembali ke tempatnya.

“Saya pikir itu meledak tapi untungnya itu jatuh kembali ke tempatnya. Saya pikir kejatuhan itu buruk, semoga tidak terjadi apa-apa dan bisa melanjutkan Thailand Open. Tapi hal ini mungkin mulai terasa sakit setelah beberapa jam,” imbuh peraih medali perunggu Kejuaraan Asia 2019 itu.

Artikel Tag: HS Prannoy, Jonatan Christie, Thailand Open

735  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini