PDP Virus Corona, Pelatih PBSI Masih Tunggu Tes Swab

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 26 Mar 2020, 09:50 WIB
PDP Virus Corona, Pelatih PBSI Masih Tunggu Tes Swab

Hendry Saputra/[Foto:PBSI]

Berita Badminton: Hasil pemeriksaan lanjutan terhadap pelatih kepala tunggal putra PP PBSI, Hendry Saputra yang masuk dalam kategori PDP (pasien dalam perawatan) masih akan berlanjut dengan melakukan tes swab untuk menentukan ada atau tidaknya virus corona di dalam tubuh pelatih berusia 38 tahun itu .

Hasil tes swab ini penting bagi sang pelatih, apalagi ia adalah salah satu anggota tim yang ikut ke turnamen All England di Birmingham pada awal bulan ini di mana tim saat ini masih dikarantina hingga awal April mendatang.

"Setelah itu dilakukan CT Scan. Ternyata banyak flek di paru-paru kiri. Padahal dia tidak memiliki riwayat sakit paru sebelumnya. Untuk itu, agar bisa memastikan bahwa apakah terjangkit COVID-19, memang harus dilakukan swab test. Ini yang masih kami tunggu sampai sekarang," kata tim dokter PBSI, dr. Octaviani seperti dilansir DetikSport.

Diyakini bahwa kesehatan Hendry Saputra semakin menurun pasca All England 2020 lalu. Jika sang pelatih akhirnya dinyatakan positif terkena virus corona, ia kemungkinan besar terjangkit di Inggris, apalagi pekan lalu tim nasional Taiwan mengumumkan bahwa salah satu pemain muda mereka yang ikut perjalanan ke Birmingham, positif terkena virus corona yang mengakibatkan Tai Tzu Ying harus diisolasi secara total.

Sekedar informasi, virus corona atau Covid-19 saat ini telah menginfeksi lebih dari 425 ribu orang dan mengakibatkan sedikitnya 18 ribu orang meninggal dunia di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, virus yang mirip flu burung itu telah menginfeksi 790 orang dan mengakibatkan 58 orang meninggal dunia dalam data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan pada Rabu (25/3).

Artikel Tag: Hendry Saputra, PBSI, Virus Corona, All England 2020

415  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini