Lee Chong Wei Ucapkan Terimakasih Kepada Vivian Setelah Dipecat BAM

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 22 Feb 2021, 01:00 WIB
Lee Chong Wei Ucapkan Terimakasih Kepada Vivian Setelah Dipecat BAM

Lee Chong Wei-Vivian Hoo/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Legenda bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei menyetakan dukungannya kepada Vivian Hoo yang meraih dua emas di dua edisi Commonwealth Games dengan partner yang berbeda, edisi 2014 dengan Woon Khe Wei dan edisi 2018 dengan Chow Mei Kuan.

Pemain berusia 30 tahun itu bersama Soniia Cheah (tunggal putri), dan tiga pemain ganda campuran, Goh Soon Huat, Shevon Jemie Lai dan Lai Pei Jing di pecat oleh Federasi Badminton Malaysia (BAM) pada 6 Februari 2021.

Lee Chong Wei mengatakan dalam postingan di media sosial bahwa Vivian masih memiliki jiwa kompetitif yang tinggi, sangat bertalenta dan dengan kemampuan yang luar biasa untuk bersaing di level tertinggi bulu tangkis.

Lee Chong Wei melanjutkan untuk berbagi pengalamannya sendiri saat berpasangan dengan Vivian di sektor ganda campuran saat turnamen Perak Open 2015, di mana Ia belajar sesuatu dari juniornya itu di mana hampir mundur dari penampilan terakhir saat menderita keracunan makanan dan harus mencari perawatan di rumah sakit.

"Rabu, 29 Juli 2015, saya meringis kesakitan. Itu pasti makanan semalam yang saya makan barusan, saya percaya begitu. Telungkup, saya berjuang bahkan untuk beberapa langkah," kata Chong Wei mengawali.

"Saya berusaha memberitahu rekan setim saya dan beberapa pemain putra mengantarkan saya kerumah sakit terdekat. Untunglah berkat infus dan pengurang rasa sakit, sakitnya berhenti namun saya masih merasa lemah. Tidak ada kesempatan yang akan saya pertaruhkan untuk bermain di final besok."

"Tepat ketika saya ingin menelpon pelatih untuk memberi tahu keputusan saya, saya menerima panggilan dan itu adalah Vivian. Dia terdengar khawatir."

"Kakak, dengar kamu dirawat dirumah sakit karena keracunan makanan, mohon utamakan kesehatan anda. Saya akan memberitahu panitia bahwa kami akan mundur besok. Dia berkata dengan nada prihatin namun tegas, dan tulus mengingatkan saya untuk beristirahat."

"Menjadi panutan bagi para pebulutangkis muda, tentu saja saya harus melakukan tindakan yang berani. Saya berkata "tidak! Saya bertekad untuk bermain kecuali dokter menyarankan saya untuk tidak melakukannya.' Faktanya pada saat itu tubuh saya tidak dapat menahannya dan saluran infus masih menancap di lengan saya."

"Dia berhenti berkata . Pasti kaget dengan jawaban saya dan tidak mau memaksakan karena senioritas saya. Kemudian dia menjawab dengan cara yang tidak pernah saya lupakan. 'Kakak, jika kamu benar-benar perlu masuk ke lapangan, tolong tetap didepan dan biarkan saya berlari, melindungimu dibelakang."

"Saya terkejut dengan kata-kata itu yang berasal dari seseorang yang sangat muda, itulah saat saya belajar sesuatu dari seorang junior. Bagaimana saya bisa mengecewakannya? Bagaimana saya tidak bisa menjadi panutan yang lebih baik untuk tim lainnya dengan kata-kata itu. Dokter kemudian menyarankan saya untuk istirahat. Saya memberitahu dokter bila ada kesempatan sedikit bermain, saya akan bermain. Perawat laki-laki bercanda dengan mengatakan 'Kenapa Bro, ini hanyalah final Perak Open, bukan Olimpiade ataupun All England' tanggapan saya: untuk janji yang saya buat untuk para penggemar yang menyukai game ini dan untuk pasangan saya."

"Kami memenangkan final pada hari berikutnya. Dia melindungi saya untuk beberapa kali permainan. Vivian Hoo Kah Mun, disini kakak laki-lakimu hanya ingin mengucapkan terimakasih karena telah menjadi panutan tim Malaysia. Saya yakin ini bukan tirai terakhir untuk anda karena saya melihat masih ada api, bakat, keterampilan dalam diri anda untuk bermain bagus 3-4 tahun lagi di level paling atas, Aku percaya padamu.

Artikel Tag: lee chong wei, Vivian, Malaysia

7272  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini