banner babe

Lee Chong Wei Meminta Rakyat Malaysia Jaga Perdamaian dan Persatuan

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 30 Agu 2019, 23:30 WIB
Lee Chong Wei Meminta Rakyat Malaysia Jaga Perdamaian dan Persatuan

Lee Chong Wei/[Foto:NST]

Berita Badminton : Mantan pemain peringkat 1 dunia asal Malaysia, Datuk Lee Chong Wei mengingatkan kepada warga Malaysia tentang pentingnya menjaga persatuan di negara multikultural itu melalui pesan yang menyentuh hati sehubungan dengan Hari Nasional.

Juara Malaysia Open 12 kali itu mengatakan bahwa sebagai seorang atlet, ia selalu berjuang untuk Malaysia yang indah dan multiras yang ia kenal dan cintai.

Namun dia mengaku merasa jengkel melihat begitu banyak pertikaian antara teman dan penggemar atas masalah rasial baru-baru ini.

“Kami orang Malaysia majemuk sekali, sebangsa, saling menjaga setiap kaum (terlepas dari ras). Kami bersorak untuk negara kami Malaysia. Apakah kami akan menghentikan semua ini karena satu masalah dari oknum?

“Orang Malaysia jauh lebih besar dari ini. Mari kita tunjukkan bahwa kami jauh lebih kuat dari semua omong kosong ini. Sebarkan cinta, bukan benci!” tulis Lee di media sosial pribadinya pada Jumat (30/8).

Dia mengatakan bahwa para penggemarnya dari berbagai ras telah memberinya kekuatan yang membantunya selama pertandingan final Malaysia Open 2006 melawan musuh bebuyutannya asal China, Lin Dan.

“Saya pikir saya akan kalah ketika saya tertinggal 13-20. Itu tidak mungkin. Melawan pemain paling hebat dengan defisit pertandingan 7 poin, saya sudah memikirkan apa yang harus dimakan untuk makan malam," kenang Lee kala itu.

“Saya lelah dan sedih. Saya melihat ke arah orang banyak. Dukungan keras mereka tidak pernah goyah. Saya melihat seorang gadis Melayu, mungkin sekitar 8 tahun meletakkan kedua tangan bersama-sama dengan mata tertutup. Dia berdoa untuk saya."

“Di sisi lain stadion saya melihat seorang gadis India, menangis. Saya tidak tahu apakah dia menangis untuk saya, tetapi saya mengira dia menangis. Kemudian di sudut lain, putra teman saya, seorang bocah lelaki Tionghoa berusia 10 tahun meneriakkan nama saya begitu keras sehingga wasit harus menatap sudut itu mengisyaratkan dia untuk menurunkan suaranya. Saya tahu saya tidak bisa menyerah," tambah Lee.

Lee menunjukkan kebanggaan ketika Malaysia memenangkan Piala Thomas pada 1992, itu adalah upaya dari tim multiras karena "itu adalah Malaysia yang indah" saat itu.

"(Datuk) Punch Gunalan adalah manajer tim, Datuk Razif Sidek adalah kapten, Rashid Sidek adalah yang paling hebat, Foo Kok Keong adalah petarung dan Soo Beng Kiang memberikan smash kemenangan," lanjut Lee.

Lee mengatakan orang-orang tidak boleh membiarkan masalah seperti Dong Zong (Asosiasi Komite Sekolah China) atau asosiasi lain untuk memisahkan mereka. Sebaliknya, ia berharap hubungan damai antar ras akan dipertahankan untuk generasi mendatang.

“Saya ingin putra dan cucu saya punya teman Melayu dan India. Saya ingin mereka merasa aman di Malaysia. Saya ingin mereka berjuang untuk bendera kami, seperti yang saya lakukan untuk kalian pada dua dekade terakhir,” kata Lee.

“Selamat ulang tahun (untuk Malaysia), 'tanah tumpahnya darahku'. 'Kesetiaan Bagi Raja dan Negara',” pungkasnya di akhir pesan.

Artikel Tag: lee chong wei, Malaysia, Piala Thomas 1992

643  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini