Koo Kien Keat Kecewa Tak Juga Dipanggil Jadi Pelatih Ganda Putra Malaysia

Koo Kien Keat/[Foto:Thestar]
Berita Badminton : Mantan pemain bulu tangkis nasional Koo Kien Keat merasa kecewa setelah gagal mendapatkan peran sebagai pelatih di Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM).
Koo Kien Keat mengatakan bahwa BAM memang menawarinya posisi sebagai asisten pelatih tahun lalu, tetapi dia tidak senang dengan peran tersebut karena dia mengincar posisi kepala pelatih ganda putra.
Namun, badan nasional tersebut telah menyetujui untuk menunjuk Herry Iman Pierngadi dari Indonesia.
"BAM menawarkan saya peran sebagai pelatih, tetapi saya tidak senang dengan posisi itu," kata Kien Keat.
"Jujur saja, saya berharap mendapat tawaran yang lebih baik, tetapi itu tidak terwujud. Ini tergantung pada BAM, jadi saya harus menerimanya."
"Namun, saya tidak mendapatkan kesempatan itu di BAM. Wajar jika orang asing berpikir bahwa orang lokal lebih baik."
"Bagi saya, pelatih yang baik adalah seseorang yang mampu menerapkan pendekatan tidak terlalu ikut campur terhadap para pemain."
"Sebagai pemain, saya senang menunjukkan kemampuan saya di lapangan dan saya ingin mengambil pendekatan praktis dengan para pemain sebagai pelatih dan menunjukkan kepada mereka cara melakukan keterampilan tertentu."
Meskipun mimpinya untuk menjadi pelatih di BAM tampaknya telah berakhir, pengalaman Kien Keat masih bisa terbukti sangat berharga karena saat ini ia memberikan keahliannya kepada tim ganda independen yang termasuk pasangan peringkat 7 dunia Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani.
Pria berusia 40 tahun itu telah membantu Sze Fei-Izzuddin dan pasangan profesional lainnya selama dua minggu menjelang Malaysia Open yang dimulai hari ini di Axiata Arena, Bukit Jalil.
Ketika ditanya apakah ia tertarik dengan peran sebagai pelatih tetap, Koo Kien Keat menjawab: "Tidak, saya sudah tidak berminat lagi untuk menjadi pelatih."
"Saya memiliki komitmen lain tahun ini. Saya tidak bisa lagi berkomitmen penuh waktu sebagai pelatih."
"Sze Fei-Izzuddin meminta bantuan saya dan saya hanya membantu mereka selama dua minggu."
Koo Kien Keat meraih kemenangan di Open kandang pada tahun 2007 dan 2010 bersama Tan Boon Heong, dan kontribusinya dapat mendorong Sze Fei-Izzuddin untuk meraih gelar juara.
Namun, mantan pemain nomor 1 dunia itu percaya bahwa performa gemilang juara bertahan Seo Seung-jae dan Kim Won-ho tahun lalu berarti akan sulit bagi pasangan Malaysia untuk mengakhiri penantian panjang bagi juara tuan rumah.
Seung-jae-Won-ho meraih 11 gelar juara bersama tahun lalu, termasuk Kejuaraan Dunia. Juara tahun 2014, Goh V Shem-Lim Khim Wah, adalah pasangan tuan rumah terakhir yang dinobatkan sebagai juara di nomor ganda putra.
"Sejujurnya, ada peluang bagi pasangan Malaysia untuk mencapai final, tetapi memenangkan gelar akan sulit," kata Kien Keat.
"Para pemain Korea sangat konsisten dan mereka adalah favorit untuk kembali meraih kemenangan."
Selain Sze Fei-Izzuddin, di ganda putra Malaysia juga akan diwakili oleh Aaron Chia-Soh Wooi Yik, Man Wei Chong-Tee Kai Wun, Yap Roy King-Wan Arif Wan Junaidi, Mohd Haikal Nazri-Choong Hon Jian, Tan Wee Kiong-Nur Mohd Azriyn Ayub dan Ong Yew Sin-Teo Ee Yi. Veteran V Shem juga berkompetisi kali ini dengan pasangannya dari Korea Selatan, Choi Sol-gyu.
Artikel Tag: Koo Kien Keat, Goh Sze Fei, Nur Izzuddin Rumsani, Malaysia Open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/koo-kien-keat-kecewa-tak-juga-dipanggil-jadi-pelatih-ganda-putra-malaysia


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini