Pelatih Kepala Tunggal Putra Hendry Saputra Berstatus PDP Covid-19

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 24 Mar 2020, 15:30 WIB
Pelatih Kepala Tunggal Putra Hendry Saputra Berstatus PDP Covid-19

Hendry Saputra/[Foto:PBSI]

Berita Badminton: Kabar tidak sedap menghampiri punggawa Pelatnas Cipayung setelah Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengumumkan bahwa pelatih kepala tunggal putra, Hendry Saputra berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan), setelah menjalani karantina mandiri di Pelatnas.

Sejak kembali dari Birmingham, Inggris pasca gelaran All England dua pekan lalu, tim Indonesia langsung memberlakukan karantina mandiri yang dijadwalkan selama 14 hari.

Namun selama proses karantina, pelatih Hendry Saputra mengeluhkan beberapa kondisi terkait kesehatannya yang membuatnya mendapatkan pemeriksaan lanjutan dan isolasi secara ketat.

Status Hendry saat inipun berubah menjadi PDP yang membuat karantina para pemain tim nasional yang melakukan perjalanan ke Birmingham diperpanjang hingga April mendatang .

"Memang betul, saat ini Hendry Saputra dinyatakan sebagai PDP dan masih harus mengikuti serangkaian test Covid-19. Kami telah menerima laporan dari tim dokter bahwa Hendry tengah menunggu swab test untuk memastikan apakah positif Covid-19 atau tidak," kata Budiharto.

Jika Hendry positif Covid-19, sang pelatih kemungkinan besar terjangkit di gelaran All England beberapa waktu lalu karena dari pemeriksaan menyeluruh semua anggota tim dari semua negara, diketahui bahwa salah satu pemain sparring partner asal Taiwan positif terkena virus corona yang membuat Tai Tzu Ying dan kolega harus diisolasi secara total .

Federasi Badminton Dunia (BWF) saat ini telah menunda semua turnamen pasca All England seperti Malaysia Open, Singapore Open, Kejuaraan Asia, Piala Thomas & Uber serta New Zealand Open 2020.

Artikel Tag: Hendry Saputra, Virus Corona, PBSI, All England 2020

796  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini