Hendra Setiawan Sebut Enam Lawan Terberat Dalam Kariernya

Penulis: Yusuf Efendi
Rabu 13 Mei 2020, 03:30 WIB
Hendra Setiawan Sebut Enam Lawan Terberat Dalam Kariernya

Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan/[Foto:AFP]

Berita Badminton: Melalui kariernya yang gemilang, pemain veteran asal Indonesia, Hendra Setiawan telah memenangkan hampir semua turnamen bulu tangkis internasional yang bisa diimpikan oleh semua pemain.

Hendra berhasil memenangkan medali emas Olimpiade Beijing 2008 berpasangan dengan Markis Kido, memenangkan empat gelar juara dunia, dua emas Asian Games dan dua kali berdiri di podium tertinggi turnamen tertua di dunia, All England bersama dengan Mohammad Ahsan.

Antara tahun 2003 hingga 2017, Hendra juga berhasil mengumpulkan tujuh medali emas (empat ganda putra dan tiga beregu putra) di kejuaraan dua tahunan SEA Games.

Hendra tidak diragukan lagi adalah salah satu pemain ganda putra terbaik sepanjang masa.

Pada 25 Agustus 2020, Hendra yang lahir di Pemalang, Jawa Tengah akan berusia 36 tahun, masih menjadi salah satu andalan Indonesia untuk meraih medali emas Olimpiade Tokyo, meskipun usianya sudah lanjut.

Dilansir dari Badminton Planet, legenda bulu tangkis Indonesia itu membagikan daftar enam pasangan tangguh yang pernah ia hadapi dalam karier yang terus menginspirasinya hingga kini.

1. Tan Boon Heong/Koo Kien Keat asal Malaysia

"Terus terang saya takut melawan Tan Boon Heong/Koo Kien Keat. Sangat sulit untuk mengalahkan mereka. Pada Kejuaraan Dunia 2007 yang diadakan di Kuala Lumpur, untungnya kami berada di pool yang berbeda dan akhirnya mereka kalah dari pasangan Jepang, Shuichi Sakamoto/Shintaro Ikeda. Pada akhirnya kami berhasil memenangkan gelar juara dunia."

2. Cai Yun/Fu Haifeng asal China

"Saya masih ingat final Olimpiade Beijing 2008. Kami kehilangan game pertama tetapi kami bisa merebut kembali game kedua dan memaksa game penentu. Saat pelatih kami berteriak 'terus berjuang.. terus berjuang!' Mungkin karena mereka terlalu percaya diri setelah menang di game pertama yang justru menjadi bumerang bagi Cai/Fu di game penentuan."

3. Lee Yong Dae/Jung Jae Sung asal Korea Selatan

"Mereka adalah pasangan yang kuat, sulit ditembus terutama Lee Yong Dae. Dia adalah pemain yang luar biasa, bisa dipasangkan dengan siapa saja, (baik di ganda putra maupun ganda campuran). Sangat menyedihkan Jung Jae Sung telah meninggal dunia. Dia pemain yang sangat disiplin, pertahannya luar biasa."

4. Fu Haifeng/Zhang Nan asal China

"Pasangan yang sangat kuat dan sangat baik di lapangan, pertahanan yang sangat baik dan juga memberikan serangan bagus."

5. Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong asal Korea Selatan

"Lee/Yoo ulet dan tidak mudah menyerah. Sulit untuk mengalahkan mereka. Dari 13 kali saya bermain melawan mereka, Lee/Yoo menang sebanyak tujuh kali."

6. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

"Suka atau tidak, mereka adalah pasangan terbaik di dunia saat ini. Mereka cepat dan serangannya bagus. Kami hanya bisa mengalahkan mereka dua kali di Indonesia Open 2015, dan Malaysia Open 2016. Saya kalah dari mereka dalam semua pertemuan terakhir. Namun saya yakin, suatu hari kami akan bisa mengalahkan mereka."

Artikel Tag: hendra setiawan, markis kido, mohammad ahsan, olimpiade tokyo

6468  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini