Chou Tien Chen Bersyukur Meraih Gelar China Open Pertamanya di Usia Senja

Chou Tien Chen/[Foto:Ltnsports]
Seperti anggur berkualitas, Chou Tien chen dari Taiwan terus menjadi lebih baik seiring bertambahnya usia.
Pemain berusia 36 tahun itu membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang setelah memenangkan China Open 2026, sebuah turnamen Super 1000, untuk pertama kalinya kemarin.
Chou Tien Chen harus berjuang keras untuk mengalahkan Toma Junior Popov dari Prancis, yang 10 tahun lebih muda darinya, dengan skor 21-15, 7-21, 21-13 dalam final berdurasi 64 menit di Pusat Olahraga Olimpiade Changzhou.
Kemenangan ini juga mengakhiri penantian Taiwan selama 30 tahun untuk meraih gelar tunggal putra di China Open, setelah Fung Permadi terakhir kali memenangkan gelar tersebut pada tahun 1996.
Pemain veteran itu mengakui bahwa dia tidak pernah menyangka akan mencapai final, apalagi mengangkat trofi juara.
Kemenangan Chou Tien Chen diraih hanya seminggu setelah kekalahan mengecewakan di babak pertama melawan Nhat Nguyen dari Irlandia di Japan Open.
“Ini sungguh luar biasa karena saya tidak pernah menyangka akan mencapai final, apalagi menjadi juara,” katanya.
“Saya sangat bersyukur dan memberikan semua kemuliaan kepada Tuhan. Di usia saya sekarang, sekadar bisa tetap berada di lapangan dan berkompetisi saja sudah sangat sulit.”
“Saya juga ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya, terutama Victoria Kao (fisioterapis Tien-chen). Kami bekerja keras setiap hari dengan para fisioterapis, nutrisi, dan segala hal lainnya untuk mempersiapkan pertandingan.”
“Minggu lalu kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan, jadi kami melihat bagaimana kami bisa meningkatkan performa minggu ini.
“Syukurlah, kami berhasil melakukannya,” kata Tien-chen dalam wawancara pasca pertandingan dengan BWF.
Kemenangannya juga menjadikannya pemain tertua yang memenangkan gelar BWF World Tour Super 1000.
“Menurut saya kuncinya adalah terus bekerja keras setiap hari dan memperhatikan detail-detail kecil yang dapat meningkatkan kinerja Anda.”
“Ini tidak pernah mudah. Bahkan setelah kekalahan, Anda harus kembali berlatih keesokan harinya. Anda harus menjaga pola pikir tetap positif, dan itu sangat penting,” tambahnya.
Artikel Tag: chou tien chen, toma junior popov, china open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/chou-tien-chen-bersyukur-meraih-gelar-china-open-pertamanya-di-usia-senja

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini