Chemistry Yang Sangat Kuat Jadi Senjata Satwik/Chirag Tampil Gacor Musim Ini

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 04 Jul 2023, 08:00 WIB
Chemistry Yang Sangat Kuat Jadi Rahasia Satwik/Chirag Tampil Gacor Musim Ini

Satwiksairaj Rankireddy-Chirag Shetty/[Foto: Badminton Asia]

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton : Jika seseorang menyebut Chirag Shetty dan Satwiksairaj Rankireddy sebagai dua atlet India aktif paling konsisten saat ini, itu tidak akan diperebutkan. Jika Anda memenangkan 8 dari 10 final yang Anda capai, Anda berada di liga itu. Itu 'Nadal-esque', dalam istilah Roland Garros.

Tersingkir di babak kedua Thailand Open dan kalah di babak pertama di Singapore Open masih terasa ketika Satwik dan Chirag memulai perjalanan ke Indonesia Open .

Tidak ada pasangan India yang memenangkan acara Super 1000 sebelumnya. Itu tidak melampaui peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Satwik dan Chirag, tetapi mereka tidak memiliki bentuk di pihak mereka.

Setelah lolos dengan mudah ke babak kedua, pasangan China He Ji Ting dan Zhou Hao Dong menguji pasangan India di babak pra-perempat. Namun Satwik-Chirag tak pernah membiarkan lawannya mengejar sebelum menang 21-17, 21-15.

Ujian besar melawan pasangan favorit tuan rumah peringkat 1 dunia Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto menunggu duo India berikutnya. Tapi penonton di Stadion Istora Senayan Jakarta dibungkam dengan gaya oleh pertunjukan menyerang oleh Satwik dan Chirag. Mereka melaju ke semifinal, menang 21-13, 21-13.

“Saat kami memenangkan perempat final, kami merasa ini adalah kesempatan bagus bagi kami untuk melaju sedalam mungkin,” kata Satwik kepada Timesofindia.

Kalau dipikir-pikir sekarang, semifinal melawan Korea Selatan yang tidak diunggulkan ternyata menjadi pertandingan yang mempersiapkan pasangan India itu ke final.

Kang Min Heuk dan Seo Seung Jae mengambil game pertama 21-17. Tapi Satwik/Chirag menemukan gigi menyerang mereka untuk memenangkan dua game berikutnya 21-19, 21-18.

"Setelah kemenangan Piala Thomas, semuanya berubah bagi saya dan Chirag. Kami memiliki keyakinan bahwa kami dapat tampil di panggung yang lebih besar. Ketika kami mendapat kesempatan, kami mengambil kesempatan itu," ungkap Satwik, salah satu peraih medali emas Commonwealth Games 2022 India.

Sebelum menjuarai final Indonesia Open, Satwik dan Chirag belum pernah mengalahkan pasangan Malaysia Aaron Chia dan Soh Wooi Yik dalam delapan pertemuan mereka di kompetisi.

Namun keyakinan yang berkembang setelah menjuarai babak perempat final terlihat pada permainan duo India tersebut. Improvisasi, Satwik/Chirag tidak pernah memberi wakil Malaysia permainan cepat yang mereka cari dan malah memancing mereka melakukan kesalahan dengan permainan terbuka. Itu berhasil. Momen bersejarah tiba di menit 43 - 21-17 dan 21-18.

"Kami tidak pernah membiarkan siapa pun (terlalu banyak) memikirkan kami, seperti pasangan nomor satu atau nomor dua dunia. Kami tidak terlalu banyak berpikir saat bermain. Saya merasa semua orang sama. Mereka juga merasakan tekanan, kami juga rasakan tekanannya. Jika kami peringkat tiga dunia, kami tidak pernah berpikir seperti 'kami peringkat tiga dunia, jadi kami tetap memenangkan pertandingan ini'. Fokus yang sama harus selalu ada di sana. Kami hanya pergi dan bersenang-senang, terutama turnamen ini , jadi lebih menyenangkan,” kata Satwik.

"Ini lebih tentang mentalitas. Seberapa besar keinginan Anda untuk menang, seberapa kuat Anda di lapangan, seberapa fokus...Saya akan mengatakan bahwa pola pikir kami telah berubah, dan keyakinan. Orang-orang (lawan) menghormati kami. Jadi Anda boleh dapatkan beberapa poin tambahan lagi."

Keyakinan yang sedikit terguncang di Singapura dan Thailand tampaknya telah pulih kembali. Chemistry Satwik-Chirag, sesuatu yang belum pernah ditampilkan oleh pasangan pria India sebelumnya dengan konsistensi seperti itu, kembali ke performa terbaiknya.

Faktanya, Satwik menunjukkan bahwa chemistry mereka adalah "poin terbaik" mereka.

"Saya pikir chemistry adalah poin terbaik tentang saya dan Chirag... Jika Anda bertanya kepada saya, kami menyatu di lapangan dengan sangat baik dibandingkan dengan semua (tim) lainnya... Kami merasa seperti ada dua tubuh dan satu jiwa di lapangan. saat bermain. Chemistry antara saya dan Chirag, itulah keunggulan yang kami miliki," ujar pebulu tangkis berusia 22 tahun asal Andhra Pradesh itu.

Di peringkat 3 dunia, Satwik/Chirag sekarang lebih dekat dengan pandangan dari peringkat teratas BWF, setelah bertahan di 10 besar untuk waktu yang cukup lama.

Menjadi nomor satu memang sebuah "impian", namun hal itu tidak main-main di benak mereka meski semakin mendekati puncak.

"Semoga saja, segera," kata Satwik saat ditanya apakah menjadi pasangan nomor satu dunia adalah targetnya. "Biasanya, seperti yang saya katakan, kami tidak terlalu memikirkan (tentang) angka di kepala kami. Tapi menjadi nomor satu dunia adalah mimpi, salah satu impian kami."

Artikel Tag: Satwiksairaj Rankireddy, Chirag Shetty, India

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/chemistry-yang-sangat-kuat-jadi-senjata-satwikchirag-tampil-gacor-musim-ini
607  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini