banner babe

Cerita Teo Ee Yi tentang Insiden Berdarah di Piala Sudirman 2019

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 30 Mei 2019, 05:00 WIB
Cerita Teo Ee Yi tentang Insiden Berdarah di Piala Sudirman 2019

Ong Yew Sin-Teo Ee Yi/[Foto:Thestar]

Berita Badminton: Dalam keadaan berlumuran darah, yang bisa dipikirkan Teo Ee Yi hanyalah bangkit dan terus bermain. Begitulah cara pemain ganda putra berusia 26 tahun itu mengingat kecelakaan aneh yang dideritanya di Piala Sudirman 2019 di Nanning, China pekan lalu, yang mengakibatkan dia harus menerima 10 jahitan di dagunya.

Dalam kekalahan 0-3 atas Jepang di perempat final Piala Sudirman pekan lalu, pasangan peringkat 21 dunia, Ong Yew Sin/Ee Yi turun, bertanding terlebih dahulu untuk menghadapi pasangan peringkat 2 dunia, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Saat memimpin 19-18 dalam pertandingan penentuan, Yew Sin secara tidak sengaja menendang wajah Ee Yi dengan tulang keringnya, ketika mereka berdua mencoba menyelamatkan tembakan kearah yang sama. Selama 10 menit, Ee Yi terbaring di lantai dengan luka yang cukup besar, darah mengalir di lehernya.

“Bukan apa-apa kok, hanya luka sedikit. Saya tidak pernah menyangka itu menjadi berita besar, "kata Ee Yi yang berlatih seperti biasa di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) kemarin.

“Sejujurnya saya tidak merasakan sakit sama sekali, ada begitu banyak darah. Di kepala saya, saya ingin bangun dan terus bermain. Hanya setelah aku berdiri aku merasa pusing, dan penglihatanku sedikit kabur," ungkapnya.

Ketika pertandingan dilanjutkan, insiden itu dengan jelas menggetarkan momentum pasangan Malaysia, saat mereka harus takluk dari Kamura/Sonoda dengan 21-13, 24-26 dan 21-23.

Jepang akhirnya memenangkan dua poin lagi di sektor tunggal putri, Nozomi Okuhara dan sektor tunggal putra nomor satu dunia, Kento Momota.

Saat ini peringkat nasional Yew Sin/Ee Yi dibawah pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (peringkat 13 Dunia), sedang bersemangat untuk membuat penampilan keduanya di Kejuaraan Dunia di Basel, Swiss pada 19-25 Agustus mendatang.

Setelah tersingkir di babak kedua tahun lalu, keduanya berharap bisa melangkah di Kejuaraan Dunia tahun ini.

“Kami bertarung sangat keras melawan Kamura/Sonoda di Piala Sudirman, tetapi saya belum akan menganggap kami setara. Namun, jika kami terus bermain seperti yang kami lakukan saat itu, maka kami pasti akan mampu berbicara banyak,” tegasnya.

Tugas Ong Yew Sin/Teo Ee Yi berikutnya adalah turnamen Australia Open 2019 di Sydney pada 4-9 Juni mendatang.

Artikel Tag: Ong Yew Sin, Teo Ee Yi, Piala Sudirman 2019

2791  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini