Anders Antonsen Sambut Baik Kemunculan Para Pemain Muda Berbakat

Anders Antonsen/[Foto: Badminton Europe]
Kuala Lumpur - Di usia 28 tahun, Anders Antonsen menemukan motivasi baru dalam peran yang tidak pernah ia bayangkan akan diembannya secepat ini — mengukur kemampuannya melawan pemain yang hampir satu dekade lebih muda darinya saat tunggal putra memasuki fase generasi baru.
Pemain peringkat 3 dunia itu menunjukkan pengalamannya di Axiata Arena hari ini dengan mengalahkan petenis Kanada peringkat 22 dunia, Victor Lai, dengan skor 21-16, 21-15 di babak kedua Malaysia Open, memperpanjang kiprahnya di turnamen di mana ia menjadi runner-up tahun lalu.
Anders Antonsen, yang akan berusia 29 tahun pada bulan April, mengatakan bahwa menghadapi nama-nama baru yang muncul di olahraga ini telah menjadi sumber motivasi baru daripada rasa tidak nyaman, saat ia menyesuaikan diri dengan kehidupan di tur sebagai salah satu tokoh senior.
"Saya selalu merasa seperti talenta muda yang sedang naik daun, bermain melawan pemain yang lebih tua dari saya," kata Antonsen setelah kemenangannya atas Lai.
"Sekarang saya berusia 28 tahun dan tiba-tiba saya menghadapi pemain yang delapan, terkadang 10 tahun lebih muda, dan itu merupakan tantangan yang sangat memotivasi bagi saya."
Pemain Denmark itu mengakui bahwa intensitas fisik yang dibawa oleh generasi baru telah meningkatkan standar di seluruh bidang tunggal putra, memaksa para pemain mapan untuk terus-menerus menilai kembali batasan mereka.
"Mereka sangat, sangat bagus dan sangat berbakat, dan secara fisik juga dalam kondisi prima," katanya.
"Saya sudah menghadapi hampir semua pemain muda seusia mereka, dan saya sangat menikmati menguji kemampuan saya melawan mereka."
Anders Antonsen, juara Malaysia Open 2024, juga menyoroti bagaimana munculnya pemain dari negara-negara non-tradisional bulu tangkis telah menambah dimensi baru pada tur tersebut, menunjuk pada meningkatnya keragaman di level tertinggi.
"Ini bukan hanya berasal dari satu negara lagi," katanya.
"Anda melihat pemain-pemain baru bermunculan dari seluruh dunia, seperti Victor dari Kanada, dan itu bagus untuk bulu tangkis."
Saat melawan Lai, Antonsen mengandalkan ketenangan dan disiplin taktisnya untuk mengontrol tempo, menyerap tekanan sebelum menunjukkan dominasinya di tahap akhir kedua game tersebut.
Kemenangan tersebut menggarisbawahi konsistensinya di Axiata Arena, di mana ia secara teratur melaju jauh di babak penyaringan, dan memperkuat kredibilitasnya sebagai salah satu pemain yang harus ditaklukkan oleh generasi penerus untuk dapat membuktikan diri.
Anders Antonsen selanjutnya akan menghadapi Chou Tien Chen dari Taiwan atau Kenta Nishimoto dari Jepang di perempat final, sebuah ujian yang dapat semakin menggarisbawahi ketahanannya di tengah perubahan lanskap olahraga ini.
Artikel Tag: Anders Antonsen, Victor Lai, Malaysia Open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/anders-antonsen-sambut-baik-kemunculan-para-pemain-muda-berbakat


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini