All England 2026: Soon Huat/Shevon Ingin Segera Ganti Sistem 15 Poin

Goh Soon Huat-Shevon Jemie Lai/[Foto:Thestar]
Birmingham - Kembalilah lebih kuat. Itulah semangat yang diusung pasangan ganda campuran Goh Soon Huat / Shevon Lai Jemie meskipun perjalanan mereka di All England berakhir di babak kedua setelah kalah dari pasangan peringkat 2 dunia Jiang Zhenbang / Wei Yaxin kemarin.
Soon Huat / Shevon yakin mereka bisa tampil lebih baik di All-England tahun depan jika Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengubah sistem penilaian saat ini dari 21-3 menjadi 15x3 poin.
Jika proposal tersebut diselesaikan pada rapat umum tahunan BWF di Horsens pada tanggal 25 April, All-England tahun ini bisa menjadi edisi terakhir yang dimainkan dengan format penilaian 21x3.
Bagi Soon Huat-Shevon, sistem penilaian baru ini dapat memberikan keuntungan bagi pemain senior seperti mereka karena format saat ini menuntut tingkat stamina dan kebugaran yang tinggi, terutama dengan banyaknya pemain muda yang bermunculan.
“Tentu saja pertandingannya akan lebih singkat dan dari segi keuntungan, ini memberi kami lebih banyak waktu untuk beristirahat karena kami tidak perlu memainkan pertandingan panjang hingga 21 poin,” kata Shevon.
“Namun kelemahannya adalah permainan akan lebih cepat dan siapa pun bisa bermain dengan baik. Ini juga tidak berarti pemain unggulan teratas pasti akan menang karena pertandingannya lebih singkat dan pemain mana pun bisa memenangkan satu gim,” kata Shevon.
Mengomentari kekalahan mereka kemarin, Soon Huat-Shevon mengakui bahwa pasangan Tiongkok itu berada di kelas tersendiri meskipun mereka telah berusaha untuk menantang mereka sepanjang pertandingan.
Setelah bertarung selama 42 menit, Soon Huat-Shevon kalah dengan skor 16-21, 18-21 dan ini menandai kekalahan ke-10 mereka dari Zhenbang-Yaxin sejak pertama kali bertemu pada tahun 2023.
Selama periode itu, Soon Huat-Shevon hanya berhasil mengalahkan pasangan tersebut sekali, yaitu di China Open pada tahun 2024.
“Setiap kali kami bermain melawan mereka, kami selalu melakukan riset dan mencoba menemukan cara-cara baru untuk mengalahkan mereka. Namun faktor terpenting adalah kecepatan permainan. Kita tidak bisa mempertahankan kecepatan yang sama selama mereka mampu melakukannya.”
“Kami cenderung melakukan kesalahan setelah delapan atau sembilan reli dan itu menyebabkan banyak kesalahan sendiri dan poin cepat bagi mereka. Mereka biasanya memanfaatkan itu setiap kali kami bermain melawan mereka,” tambahnya.
Artikel Tag: goh soon huat, shevon jemie lai, wei ya xin, all england 2026, jiang zhen bang
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/all-england-2026-soon-huatshevon-ingin-segera-ganti-sistem-15-poin
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini