Reaksi Pro Kontra Para Pemain Top Dunia Menyikapi Sistem Penilaian Baru BWF

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 28 Apr 2026, 23:20 WIB - 132 views
Reaksi Pro Kontra Para Pemain Top Dunia Menyikapi Sistem Penilaian Baru BWF

Bulu Tangkis/[Foto:NST]

Ligaolahraga.com -

Dunia bulu tangkis masih terpecah pendapat mengenai sistem penilaian 15 poin baru yang mulai berlaku pada Januari dan akan digunakan di Olimpiade Los Angeles 2028. Sebagian menyambut baik pertandingan yang lebih cepat, sementara yang lain memperingatkan bahwa hal itu dapat merugikan pemain muda.

Sistem baru ini, yang disahkan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada pertemuan umum tahunannya pada hari Sabtu, berarti pemain hanya membutuhkan 15 poin untuk memenangkan satu game, bukan 21 poin seperti sebelumnya, dengan pertandingan dimainkan dalam format terbaik dari tiga game.

BWF menyatakan bahwa perubahan sistem penilaian ini bertujuan untuk menghasilkan pertandingan yang lebih singkat dan menarik, menguntungkan para pemain melalui pengurangan beban fisik sekaligus menawarkan fleksibilitas penjadwalan kepada penyiar dan penyelenggara.

Juara dunia asal China, Shi Yuqi, mengatakan bahwa ia membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan sistem tersebut.

"Pertandingan yang lebih singkat berarti tuntutan terhadap kondisi fisik lebih rendah, tetapi pada saat yang sama, tekanan dari lawan, terutama yang lebih muda, akan lebih kuat," tambahnya.
"Saya perlu lebih fokus secara mental dan terlibat sepenuhnya sejak awal."

Zheng Siwei dari Tiongkok, yang memenangkan medali emas ganda campuran di Paris 2024, mengatakan bahwa perubahan tersebut tidak akan disambut baik oleh semua orang.

"Para pemain top saat ini, terutama yang lebih muda, saya rasa mereka tidak menginginkan reformasi semacam ini," kata Zheng.
"Bagi mereka, pertandingan yang lebih singkat akan membuat keunggulan jauh lebih jelas. Bagi pemain yang lebih tua, hal itu justru dapat memperpanjang karier mereka. Dengan pertandingan 15 poin, kita akan melihat gaya dan taktik baru, dan mungkin juara tak terduga akan muncul."

Mantan pemain nomor 1 dunia, Lee Chong Wei, yang pensiun pada tahun 2019, skeptis terhadap perubahan tersebut.

"Jika sistem penilaian 15 poin ini benar-benar diterapkan, saya tidak akan terkejut jika Chou Tien-chen yang berusia 36 tahun terus bermain atau bahkan jika saya sendiri akhirnya kembali ke lapangan," kata pria berusia 43 tahun itu.

Pemain ganda campuran Hong Kong, Tse Ying Suet, sebelumnya mengindikasikan bahwa ia mungkin akan pensiun setelah Asian Games tahun ini, tetapi mengatakan bahwa ia mungkin akan mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

"Ini memberi pelatih kami alasan lain untuk membujuk saya agar terus bermain," kata pemain berusia 34 tahun itu.
"Mengingat usia dan kebugaran saya, 15 poin memang menggiurkan, tetapi saya masih sedikit ragu dan bimbang." -

Artikel Tag: lee chong wei, bulu tangkis, bwf world tour, sistem penilaian, olimpiade los angeles 2028

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/reaksi-pro-kontra-para-pemain-top-dunia-menyikapi-sistem-penilaian-baru-bwf
132
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini