Akhir Bahagia Bagi Para Pemain di Kejuaraan Beregu Campuran BAM

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 26 Nov 2020, 14:30 WIB
Akhir Bahagia Bagi Para Pemain di Kejuaraan Beregu Campuran BAM

Kejuaraan Beregu Campuran BAM/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Tidak ada hadiah uang atau bahkan piala yang dipertaruhkan. Itu adalah program dari Federasi Badminton Malaysia (BAM) untuk mempertajam daya saing pebulutangkis yang kekurangan turnamen. Kejuaraan Beregu Campuran BAM yang berakhir kemarin memenuhi harapan setelah pertarungan tiga hari.

The Avengers, dipimpin oleh pemain ganda putra nasional, Soh Wooi Yik dinobatkan sebagai juara setelah menang 6-5 melawan tim Terminator yang dipimpin Lee Zii Jia di final yang berlangsung mendebarkan.

Butuh Wooi Yik, Chia Wei Jie dan Tee Kai Wun sampai reli terakhir kejuaraan untuk keluar sebagai pemenang pada kedudukan 15-13, 11-15 dan 11-10 atas Zii Jia, Goh Sze Fei dan Low Hang Yee dalam pertandingan tiga lawan tiga.

Pertandingan seimbang setelah Terminator bangkit kembali dari ketertinggalan 3-5 dengan kemenangan dari pasangan ganda campuran mereka Haikal Nazri/Low Yeen Yuan dan tiga putri, Chow Mei Kuan-Lai Pei Jing-Pearly Tan.

Tapi Avengerslah yang tertawa terakhir saat Wooi Yik dan kawan-kawan menunjukkan keberanian pada kedudukan 10-10 di game penentu untuk memecahkan kebuntuan.

Begitu Sze Fei mengirim kok ke seberang lawan, seluruh anggota tim Avengers bergegas ke lapangan untuk bergabung dalam perayaan kemenangan. Kemenangan itu membuat Avengers menjatuhkan Terminator ke posisi teratas berdasarkan keunggulan head-to-head meskipun kedua tim masing-masing memiliki dua kemenangan.

“Pertandingan yang luar biasa dan cara yang luar biasa untuk memenangkan Kejuaraan Beregu Campuran BAM,” kata Wooi Yik dengan gembira.

“Tidak deuce, kami adalah pemenang dalam situasi take all. Akhir yang menegangkan. Ini harus menjadi pertandingan tiga lawan tiga paling menarik yang pernah saya mainkan dalam hidup saya..Biasanya kami hanya bermain (tiga lawan tiga) untuk bersenang-senang selama latihan, tapi kali ini jelas tidak," ungkapnya.

Juara SEA Games 2019 itu yakin Kejuaraan Beregu Campuran BAM telah memenuhi tujuan untuk menjaga para pemain tetap kompetitif dan membangun persahabatan dalam tim.

“Penghargaan besar untuk semua pemain dan pelatih yang terlibat dalam turnamen yang singkat tapi berkesan ini,” kata Wooi Yik.

“Beberapa junior mungkin bukan bagian dari aksi, tapi mereka membuat kehadiran mereka terasa dengan bersorak untuk rekan satu tim mereka. Itu telah meringankan suasana."

“Saya sangat menikmati peran saya sebagai kapten. Menurutku senior dan junior sangat akur, dan hubungan baik yang telah kami bangun dari turnamen bisa menjadi lebih baik," imbuh Wooi Yik.

Artikel Tag: bam, Wooi Yik, Kejuaraan Beregu Campuran

624  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini