James Toney Bongkar Alasan Nigel Benn Tak Pernah Melawan Dirinya
James Toney
Berita Tinju - James Toney kembali membuka cerita mengenai salah satu pertarungan besar yang gagal terwujud dalam kariernya. Lebih dari tiga dekade setelah periode tersebut, mantan juara dunia dua kelas itu menuding Nigel Benn dan Chris Eubank sebagai dua petinju yang memiliki kesempatan menghadapi dirinya, tetapi tidak pernah benar benar mengambilnya.
Toney sebelumnya membangun reputasi sebagai salah satu petinju bertahan terbaik pada generasinya. Ia merebut gelar dunia kelas menengah super IBF setelah secara mengejutkan menghentikan calon anggota Hall of Fame, Michael Nunn, pada ronde ke-11.
Setelah itu, Toney berhasil mempertahankan gelarnya melawan sejumlah lawan tangguh, termasuk Reggie Johnson dan Mike McCallum. Ia kemudian naik ke kelas menengah super dan merebut gelar IBF setelah mengalahkan Iran Barkley.
Pada periode yang sama, Nigel Benn juga berhasil menjadi juara dunia di dua kelas berbeda. Petinju Inggris tersebut merebut gelar WBC kelas menengah super setelah menghentikan Mauro Galvano pada ronde ketiga.
Situasi tersebut sempat membuka peluang terjadinya duel unifikasi antara Toney dan Benn. Namun, pertarungan tersebut tidak pernah terealisasi.
Benn kemudian memilih mempertahankan gelarnya melawan Lou Gent sebelum kembali menghadapi rival lamanya, Chris Eubank. Pertemuan kedua Benn dan Eubank berlangsung pada Oktober 1993 dan berakhir imbang, sehingga keduanya tetap mempertahankan sabuk masing masing.
Sementara itu, James Toney terus memegang gelar IBF hingga 1994 sebelum akhirnya kalah dari Roy Jones Jr. melalui keputusan mutlak.
Dalam wawancara dengan FightHype, Toney mengklaim dirinya sebenarnya sudah berusaha mendapatkan pertarungan melawan Benn jauh sebelum itu.
“Selama bertahun tahun saya berusaha mendapatkan pertarungan melawan ayah Conor Benn. Mereka semua menghindari saya,” ujar Toney.
Komentar tersebut kembali muncul ketika Toney berbicara mengenai pertarungan Conor Benn melawan Ryan Garcia. Benn akan menghadapi Garcia dalam perebutan gelar WBC kelas welter di T Mobile Arena, Las Vegas, pada 12 September.
Toney mengaku cukup terkejut melihat Conor Benn bersedia mengambil tantangan tersebut. Menurutnya, keputusan Benn untuk menghadapi Garcia menunjukkan keberanian yang berbeda dibandingkan dengan situasi yang ia klaim pernah dialaminya bersama Nigel Benn.
Pertarungan antara James Toney dan Nigel Benn memang tidak pernah terwujud, meski keduanya sama sama menjadi juara dunia kelas menengah super pada era yang sama. Hingga kini, duel tersebut tetap menjadi salah satu pertarungan impian dari generasi emas kelas 168 pound yang tidak pernah terjadi.
Artikel Tag: Chris Eubank, kelas welter, Kelas Menengah Super, Ryan Garcia, conor benn